Stadion Internasional Beach City (BCIS) di Ancol, Jakarta Utara, pada Jumat (15/11/2024) menjadi sorotan dengan dominasi warna kuning yang mencolok. Warna ini dipilih sebagai penghormatan kepada Lisa, anggota grup musik Korea Selatan, Blackpink, yang dikenal menyukai warna tersebut. Lisa, yang berasal dari Thailand, mengunjungi Jakarta sebagai bagian dari rangkaian acara pertemuan penggemar di Asia.
Acara pertemuan penggemar ini tidak hanya digelar di Jakarta, tetapi juga di lima negara Asia lainnya, yaitu Singapura, Thailand (Bangkok), Taiwan (Kaohsiung), dan Hong Kong. Dimulai di Singapura pada 11 November 2024, rangkaian ini akan berakhir di Hong Kong pada 19 November 2024. Setiap negara menyambut kedatangan Lisa dengan antusiasme yang luar biasa.
Para penggemar, yang dikenal dengan sebutan Lilies, menunjukkan kreativitas mereka dalam berbusana untuk menarik perhatian Lisa. Beberapa tampil modis dengan jaket kulit dan sepatu boots, sementara yang lain memilih menjahit pakaian sendiri. Ada juga yang mengenakan busana keemasan lengkap dengan hiasan kepala ala Thailand dan kuku runcing berwarna emas, terinspirasi dari adat pengantin di Sumatera.
Lima penggemar beruntung yang terpilih dengan busana terbaik diundang ke panggung untuk berinteraksi langsung dengan Lisa. Dipandu oleh Indra Herlambang, momen ini menjadi sangat emosional bagi para penggemar, terutama ketika mereka mendapat pelukan, album, dan tanda tangan dari Lisa. Salah satu penggemar bahkan tak kuasa menahan tangis bahagia di atas panggung.
Bertemu idola seperti Lisa biasanya dilakukan melalui konser, namun mendapatkan tiket konser bukanlah hal mudah. Persaingan ketat dan harga tiket yang tinggi, terutama dari calo, menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, acara pertemuan penggemar menjadi alternatif yang sangat dinantikan oleh para penggemar.
Pertemuan penggemar di Jakarta berlangsung selama 82 menit, meskipun sempat mundur 51 menit dari jadwal. Namun, penantian tersebut terbayar dengan penampilan Lisa yang memukau. Membuka acara dengan lagu “LALISA”, Lisa tampil energik dengan pakaian merah marun metalik. Selain “LALISA”, ia juga membawakan lagu-lagu seperti “Rockstar”, “MONEY”, dan “Moonlit Floor (Kiss Me)”.
Interaksi Lisa dengan penggemar di panggung memberikan kesan mendalam. Penggemar merasa lebih dekat dengan idolanya, mengetahui kebiasaan Lisa yang suka makan jagung dan mencicipi nasi goreng serta rendang Indonesia. Momen ini memperlihatkan sisi manis dan ramah dari Lisa yang membuat penggemar semakin mengaguminya.
Lita, warga Tangerang Selatan, menganggap pertemuan penggemar sebagai kesempatan langka untuk bertemu idola. Sementara Monalisa dari Bandung, terpesona oleh bakat dan kecantikan Lisa, merasa puas bisa melihat langsung idolanya. Menurut pengamat budaya populer, Idi Subandy Ibrahim, pertemuan penggemar adalah strategi industri hiburan untuk menjaga kedekatan emosi dengan penggemar, yang pada akhirnya mendukung pemasaran produk.
Indonesia menjadi pasar potensial bagi industri budaya populer Korea Selatan. Survei “2024 Overseas Hallyu Survey” menunjukkan bahwa Indonesia memiliki tingkat kesukaan tertinggi terhadap konten budaya Korsel. K-pop, makanan, dan drama menjadi daya tarik utama bagi masyarakat Indonesia.
Meskipun menjadi pasar, Indonesia dapat belajar dari industri hiburan Korsel yang dibangun dengan kerja keras, disiplin, dan meritokrasi. Idi Subandy Ibrahim menekankan pentingnya melihat sisi positif dari industri ini, bukan hanya keglamoran semata.
Dengan antusiasme yang tinggi dan kreativitas penggemar, pertemuan penggemar Lisa di Jakarta menjadi momen yang tak terlupakan, memperkuat hubungan antara idola dan penggemarnya.





