Presiden Rusia, Vladimir Putin, baru-baru ini menghadiahkan lebih dari 70 fauna kepada kebun binatang nasional di Korea Utara. Hadiah ini mencakup seekor singa dan dua beruang coklat, yang mencerminkan hubungan yang semakin erat antara Moskow dan Pyongyang.
Menteri Lingkungan Hidup Rusia, Alexander Kozlov, bertanggung jawab atas pengiriman fauna tersebut ke ibu kota Korea Utara, Pyongyang. Fauna ini diangkut menggunakan pesawat kargo, sebagaimana dilaporkan oleh kantor Kozlov melalui saluran Telegram resmi .
Selain singa dan beruang, pengiriman dari Moskow ini juga mencakup dua ekor yak, lima ekor burung kakatua, serta puluhan ekor burung pegar dan bebek mandarin. Informasi ini disampaikan oleh kantor Kozlov, mengutip laporan dari BBC.
Hadiah fauna ini diberikan beberapa minggu setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan mengumumkan bahwa Korea Utara telah mengirim ribuan tentara untuk berperang bersama pasukan Rusia di Ukraina. Hal ini menunjukkan adanya hubungan militer yang erat antara kedua negara tersebut.
Selama berada di Pyongyang, Menteri Lingkungan Hidup Rusia, Alexander Kozlov, juga melakukan kunjungan kehormatan kepada Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un. Ini menandai langkah diplomatik penting dalam memperkuat hubungan bilateral.
Ini bukan kali pertama Rusia mengirimkan fauna ke Korea Utara. Pada awal tahun ini, Putin juga menghadiahkan 24 kuda ras murni kepada Kim Jong-Un. Hadiah tersebut dikabarkan sebagai ucapan terima kasih atas peluru artileri yang diberikan oleh Korea Utara kepada Rusia sebelumnya.
Putin dan Kim Jong-Un telah memperkuat aliansi mereka dalam beberapa bulan terakhir, terutama karena kedua negara menghadapi sanksi dari negara-negara Barat. Aliansi ini semakin terlihat pada Juni lalu, ketika Putin mengunjungi Korea Utara dan menandatangani perjanjian dengan Kim untuk melindungi negara masing-masing dari “agresi”.
Selama kunjungan tersebut, Putin juga memberikan Kim hadiah berupa limusin Aurus buatan Rusia, perlengkapan minum teh, dan karya seni. Hadiah-hadiah ini menambah daftar panjang simbol persahabatan antara kedua pemimpin.
Kini, perhatian tertuju pada bagaimana fauna hadiah dari Rusia ini akan hidup dan berkembang di kebun binatang di Pyongyang. Kehadiran fauna eksotis ini diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi kebun binatang tersebut, sekaligus memperkuat hubungan diplomatik antara Rusia dan Korea Utara.





