Pada Kamis, 14 November 2024, bertepatan dengan Hari Diabetes Sedunia, ajang lari Menuju YoRun 2024 sukses digelar di Kota Kembang. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Organa dan Yumaju Coffee, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat, khususnya bagi penderita diabetes.
Rute lari dimulai dari Yumaju Coffee di Jalan Maulana Yusuf, menuju Ultimacare Wellness Clinic di Jalan Kasim No 5, Asia Afrika, dan kembali lagi ke Yumaju Coffee. Total jarak yang ditempuh para peserta adalah 10 kilometer. Acara ini melibatkan berbagai komunitas lari seperti Kecerun, RIOT, Teman Sporty, UBR, Fake Runner, Freerunner, dan Pelari Retjeh. Selain itu, komunitas lain seperti Pepes Runner, Masjid Runner, Snail Runner, Asia Runner, Top Runner, LingkaRUN, dan ROOLICS juga turut ambil bagian.
Manfaat Lari bagi Penderita Diabetes
Dalam keterangan pers yang diterima pada Minggu, 24 November 2024, dr. Lira Chita Devlina menjelaskan manfaat lari bagi penderita diabetes. “Lari dapat membantu menurunkan kadar gula darah, mengontrol berat badan, dan meningkatkan kesehatan jantung,” ujarnya. Selain itu, lari juga bermanfaat untuk menjaga tekanan darah, meningkatkan energi, kualitas tidur, serta memperbaiki suasana hati.
Dr. Lira Chita Devlina menekankan bahwa selain mengontrol gula darah, penderita diabetes harus menerapkan gaya hidup sehat, salah satunya dengan berolahraga.
“Olahraga adalah aktivitas fisik yang wajib dilakukan oleh pengidap diabetes,” tegasnya. Olahraga dapat membuat sel-sel tubuh lebih sensitif terhadap insulin, sehingga glukosa dapat diangkut sebagai sumber energi yang membantu mengontrol dan menurunkan gula darah.
Tren lari yang semakin populer ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap gaya hidup masyarakat. Dengan semakin banyaknya orang yang terlibat dalam kegiatan lari, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga dapat meningkat, terutama bagi mereka yang hidup dengan diabetes.
Ajang lari Menuju YoRun 2024 tidak hanya menjadi perayaan Hari Diabetes Sedunia, tetapi juga menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya olahraga dalam menjaga kesehatan. Dengan dukungan dari berbagai komunitas lari, acara ini berhasil menarik perhatian banyak orang dan diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang.





