Waspada Terhadap Barang di Kamar Hotel: Pengakuan dari Seorang Mantan Manajer Hotel

Redaksi RuangInfo

Banyak orang mungkin membayangkan kamar hotel sebagai tempat yang bersih dan nyaman. Namun, penting untuk tetap waspada terhadap kemungkinan adanya kontaminasi kuman, bakteri, dan virus penyebab penyakit pada beberapa barang di dalamnya. Seorang mantan manajer hotel, Melly, mengungkapkan dua barang yang ia hindari saat menginap di hotel, yaitu mesin kopi Keurig dan botol sampo atau kondisioner isi ulang.

Melly, yang memiliki pengalaman sebagai manajer hotel, berbagi pengetahuannya tentang kondisi kamar hotel melalui video di akun TikTok pribadinya, @melly_creations. Dalam video tersebut, ia menjelaskan alasan mengapa kedua barang tersebut dianggap menjijikkan.

Menurut Melly, mesin kopi Keurig jarang dibersihkan secara menyeluruh oleh staf hotel. “Saya telah melihat hal-hal selain air yang diseduh di dalamnya. Meskipun pengurus rumah tangga dapat membilas atau mencuci bagian luarnya, selang di dalam mesin tidak pernah dibersihkan,” ungkapnya. Melly juga menunjukkan bagian mesin kopi yang sering luput dari perhatian, yaitu tabung tempat susu dipanaskan hingga menjadi kental.

Barang kedua yang dihindari Melly adalah botol sampo dan kondisioner isi ulang. Menurutnya, kita tidak pernah tahu apa yang sebenarnya ada di dalamnya. “Orang bisa memasukkan apa saja ke dalamnya. Saya pernah melihat Nair dan entah apa lagi yang ada di sana,” kata Melly. Nair, krim penghilang bulu, dapat menimbulkan bahaya jika digunakan bersamaan dengan sampo dan kondisioner.

Video yang dibagikan Melly telah ditonton lebih dari 3 juta kali dan mendapatkan ribuan interaksi di kolom komentar. Banyak netizen yang memberikan saran tambahan. Seorang netizen menulis, 

“Saya bekerja di sebuah hotel dan para pelayan menggunakan lap yang sama untuk membersihkan kamar mandi, lantai, dan cermin untuk mengelap teko kopi. JANGAN PERNAH menggunakan teko mereka! Jangan Pernah!!!”

Netizen lain yang pernah bekerja sebagai pembantu rumah tangga hotel selama tiga minggu mengungkapkan, 

“Mereka mengatakan kepada saya untuk merapikan tempat tidur, bukan melepasnya dan diganti dengan yang lebih bersih. Saya sama sekali tidak mempercayai hotel.”

Beberapa komentar menyarankan tamu hotel untuk memilih Starbucks atau kedai kopi lokal terdekat sebagai alternatif jika tidak ingin menggunakan mesin kopi Keurig. Ada juga yang lebih memilih menggunakan ketel dan minum teh instan daripada kopi selama perjalanan.

Pengalaman dan pengakuan Melly sebagai mantan manajer hotel memberikan wawasan penting tentang kebersihan barang-barang di kamar hotel. Meskipun tampak bersih, ada baiknya untuk tetap waspada dan mempertimbangkan alternatif lain demi kesehatan dan kenyamanan selama menginap.

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *