Perombakan Besar di Nissan: Stephen Ma Dikabarkan Akan Mundur dari Posisi CFO

Redaksi RuangInfo

Nissan Motor Corporation kembali menjadi pusat perhatian setelah berita mengejutkan mengenai Chief Financial Officer (CFO) mereka, Stephen Ma, yang dikabarkan akan meninggalkan posisinya. Informasi ini berasal dari sumber internal perusahaan yang memilih untuk tetap anonim. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian apakah Ma akan mengalami penurunan jabatan atau benar-benar keluar dari perusahaan.

Perubahan ini menambah daftar panjang pergantian di tingkat eksekutif Nissan. Sebelumnya, Ashwani Gupta mengundurkan diri dari posisinya sebagai Chief Operating Officer (COO) Nissan sekitar 17 bulan yang lalu. Pengunduran diri ini diikuti oleh pengumuman perusahaan yang akan memangkas 9.000 pekerja dan mengurangi kapasitas produksi global hingga 20 persen.

Dengan mundurnya Ma, CEO Nissan, Makoto Uchida, akan menjadi satu-satunya eksekutif yang tersisa di tengah sorotan dari investor besar Jepang, Effissimo Capital Management Pte. Uchida kini menghadapi tantangan besar untuk memimpin perusahaan di tengah situasi yang penuh tekanan ini.

Stephen Ma sendiri belum memberikan komentar terkait situasi ini. Begitu pula dengan juru bicara Nissan yang menolak memberikan pernyataan saat dihubungi oleh Business Standard pada Selasa (3/12).

Saham Nissan mengalami penurunan hampir 40 persen sepanjang tahun ini. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk produk yang dianggap tidak sesuai dengan keinginan konsumen, meningkatnya biaya insentif penjualan, serta kurangnya model hybrid di pasar Amerika Utara. Kondisi ini memaksa Nissan untuk melakukan pemangkasan tenaga kerja dan produksi.

Kapitalisasi pasar Nissan telah menyusut menjadi sekitar 1,5 triliun yen atau setara dengan Rp159 triliun pada tahun 2015. Ini menempatkan Nissan sebagai produsen mobil terbesar kelima di Jepang, di belakang Toyota, Honda, Suzuki, dan Subaru.

Stephen Ma memulai karirnya di Nissan pada tahun 1996 di divisi Nissan Amerika Utara. Ia kemudian menempati berbagai posisi keuangan di China dan Jepang sebelum akhirnya dipromosikan menjadi CFO pada Desember 2019.

Perubahan di jajaran eksekutif Nissan ini menandai babak baru dalam perjalanan perusahaan yang tengah menghadapi tantangan besar di pasar global. Dengan mundurnya Stephen Ma, Nissan harus segera menemukan strategi baru untuk mengatasi berbagai masalah yang ada dan kembali meraih kepercayaan pasar.

Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *