Yuri, salah satu anggota dari grup musik ternama Girls’ Generation, menunjukkan solidaritasnya kepada para penggemar yang terlibat dalam aksi demonstrasi pemakzulan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol. Berdasarkan laporan dari Star News Korea pada Rabu (12/12), Yuri menyampaikan pesan melalui media sosial setelah mengetahui bahwa banyak demonstran menggunakan lightstick Girls’ Generation dan menyanyikan lagu “Into the New World” selama aksi berlangsung.
Dalam pesannya, Yuri mengungkapkan kekhawatirannya terhadap para penggemar yang berada di tengah cuaca dingin.
“Apakah kalian baik-baik saja di tengah cuaca dingin? Molar Bong sangat cantik dan keren. Hati-hati dengan cuaca dingin, dan pastikan untuk mengenakan pakaian hangat,” ujar Yuri.
Ia juga mengungkapkan rasa bahagianya melihat lagu “Into the New World” mendapatkan sambutan hangat dari para penggemar.
“Saya sangat, sangat senang melihat Into the New World mendapat sambutan dari kalian semua. Saya juga mendengarkannya setiap hari,” tambahnya.
Lagu “Into the New World” merupakan debut single dari Girls’ Generation yang dirilis pada Agustus 2007. Lagu ini menjadi bagian dari album self-titled grup tersebut di bawah naungan SM Entertainment. Sejak dirilis, lagu ini telah menjadi simbol semangat dan harapan bagi banyak penggemar.
Sebelum Yuri menyampaikan dukungannya, penyanyi Lee Seung-hwan juga dilaporkan akan tampil di tengah demonstrasi mendukung pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol. Menurut Korea JoongAng Daily pada Rabu (11/12), Lee Seung-hwan mengonfirmasi akan tampil di dekat Majelis Nasional pada Jumat (13/12). Dalam salah satu unggahannya di media sosial, Lee Seung-hwan menyatakan,
“Saya akan membagikan kisah mengenai Lee Seung-hwan dan bandnya saat demo menyerukan pemakzulan Yoon Suk Yeol.”
Lee Seung-hwan juga membagikan daftar lagu-lagu hitnya yang akan dibawakan dalam demonstrasi, termasuk “Dunk Shot” (1993), “As Much as the Love Spread in the World” (1991), dan “God of Money” (2019). Ia menambahkan bahwa lirik lagu-lagu tersebut akan disesuaikan dengan situasi saat ini.
Sementara itu, Partai Demokratik (DP) yang merupakan oposisi parlemen Korea Selatan, sedang menyiapkan upaya pemakzulan kedua terhadap Presiden Yoon Suk Yeol. Langkah ini diambil setelah drama darurat militer yang terjadi pekan lalu. DP berencana melaporkan usulan mosi pemakzulan kedua Presiden Yoon ke Majelis Nasional Korsel pada Kamis (12/12). Pemungutan suara untuk mosi tersebut dijadwalkan akan dilakukan pada Sabtu (14/12).
Juru bicara DP, Kang Yu Jung, menyatakan bahwa pihaknya akan menggelar pemungutan suara usulan pemakzulan kedua Presiden Yoon pada Sabtu pukul 5 sore waktu setempat, seperti yang dikutip dari The Korea Times. Langkah ini menunjukkan keseriusan DP dalam menanggapi situasi politik yang tengah memanas di Korea Selatan.
Dukungan dari Yuri dan partisipasi Lee Seung-hwan dalam demonstrasi menunjukkan solidaritas dari kalangan selebriti terhadap isu politik yang tengah berlangsung di Korea Selatan. Dengan adanya upaya pemakzulan kedua oleh Partai Demokratik, situasi politik di negara tersebut diperkirakan akan terus berkembang. Para penggemar dan masyarakat luas menantikan perkembangan selanjutnya dari aksi dan keputusan politik yang akan diambil.





