Film “Emilia Pérez” berhasil meraih penghargaan bergengsi di Golden Globe Awards 2025 untuk kategori Best Motion Picture – Non-English Language. Kemenangan ini menandai piala kedua yang diraih oleh film tersebut setelah Zoe Saldana memenangkan kategori Best Supporting Actress.
Jacques Audiard, sutradara dari “Emilia Pérez”, menerima penghargaan tersebut dengan penuh rasa syukur. Dalam pidato penerimaannya, Audiard mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain, kru, dan studio produksi yang telah berkontribusi dalam pembuatan film ini. Ia juga menekankan bahwa “Emilia Pérez” dibuat sebagai penghormatan terhadap persaudaraan perempuan, dengan mengangkat tema sisterhood yang kuat.
“Emilia Pérez”, yang menggunakan bahasa Spanyol dalam ceritanya, berhasil mengungguli beberapa film lain dalam kategori yang sama. Film-film tersebut antara lain “All We Imagine as Light”, “The Girl With the Needle”, dan “I’m Still Here”. Selain itu, “The Seed of the Sacred Fig” dan “Vermiglio” juga turut bersaing dalam kategori Best Motion Picture – Non-English Language.
Kemenangan ini melanjutkan tren positif bagi “Emilia Pérez” di malam penghargaan Golden Globe Awards yang berlangsung di Beverly Hills, California, pada Minggu (5/1) waktu AS atau Senin (6/1) waktu Indonesia. Film drama musikal ini telah memenangkan dua piala sejauh ini, termasuk satu piala untuk Zoe Saldana dari kategori Best Supporting Actress. “Emilia Pérez” juga bersaing dalam delapan kategori lainnya, dengan total 10 nominasi yang berhasil diraih.
Selain “Emilia Pérez”, film “The Brutalist” menjadi film kedua dengan jumlah nominasi terbanyak, yaitu tujuh nominasi, diikuti oleh “Conclave” dengan enam nominasi. Di segmen televisi, serial “The Bear” memimpin dengan lima nominasi, sementara “Shogun” dan “Only Murders in the Building” masing-masing mendapatkan empat nominasi. Menariknya, serial “Squid Game 2” juga masuk dalam daftar nominasi meskipun belum tayang pada saat pengumuman.
Golden Globe Awards 2025 menjadi ajang yang penuh inspirasi, terutama dengan kemenangan “Emilia Pérez” yang mengangkat tema persaudaraan perempuan. Dengan persaingan ketat dan nominasi yang beragam, malam penghargaan ini diharapkan memberikan banyak kejutan dan momen tak terlupakan bagi para penonton dan insan perfilman di seluruh dunia. Kemenangan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya mengangkat cerita-cerita yang menginspirasi dan memperkuat hubungan antar perempuan.





