Kericuhan Usai Laga Persija vs Persib: 37 Orang Diamankan di Bekasi

Redaksi RuangInfo

Sebanyak 37 individu ditahan oleh aparat kepolisian setelah terjadi kericuhan pasca pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Patriot Chandra Bhaga, Bekasi, pada Minggu (16/2). Insiden ini melibatkan pendukung dari kedua tim yang terlibat bentrokan setelah peluit akhir dibunyikan.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Binsar Hatorangan, menyatakan bahwa dari 37 orang yang ditahan, 22 di antaranya diduga merupakan pendukung Persib, sementara 15 lainnya adalah suporter Persija yang disangka sebagai pendukung Persib. “Kami menahan mereka karena diduga terlibat dalam kericuhan tersebut,” ungkap Binsar kepada wartawan pada Senin (17/2).

Binsar menjelaskan bahwa kericuhan ini dipicu oleh kesalahpahaman di antara suporter Persija yang mengira pendukung mereka sendiri sebagai suporter Persib. “Suporter Persija mengira orang-orang tersebut bukan bagian dari mereka, sehingga dilakukan interogasi. Namun, mereka tidak dapat menunjukkan identitas atau atribut yang jelas,” jelas Binsar.

Akibat kesalahpahaman ini, terjadi tindakan kekerasan yang melibatkan suporter. “Ada tindakan kekerasan yang dilakukan, dan beberapa di antaranya salah sasaran karena ternyata mereka adalah suporter Persija,” tambah Binsar. Beruntung, pihak kepolisian berhasil mengamankan situasi sebelum kericuhan semakin meluas.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa belasan suporter mengalami luka-luka akibat kericuhan yang terjadi. Pertandingan antara Persija dan Persib sendiri berakhir imbang dengan skor 2-2. Persija sempat unggul lebih dulu dengan gol dari Gustavo Almeida dan Firza Andika, namun Persib berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Nick Kuipers dan David Da Silva.

Kericuhan pertama kali terjadi di gate 17 tribune selatan Stadion Patriot, diduga karena adanya suporter tanpa tiket yang memaksa masuk. Hal ini menyebabkan bentrokan dengan petugas keamanan. Kericuhan serupa juga terjadi di tribune barat, di mana belasan suporter dilaporkan pingsan dan terluka, hingga harus dibawa menggunakan ambulans.

Kericuhan ini menodai pertandingan yang seharusnya menjadi ajang olahraga yang damai. Pihak kepolisian berjanji akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengidentifikasi pelaku kericuhan dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Diharapkan, semua pihak dapat belajar dari insiden ini dan menjaga sportivitas dalam mendukung tim kesayangan mereka.

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *