Bulan suci Ramadan 1446 Hijriah telah tiba, dan umat Islam di Indonesia menyambut tanggal 1 Ramadan pada Sabtu (1/3). Di bulan yang penuh berkah ini, umat Islam di seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa dari fajar hingga senja, dengan durasi yang bervariasi antara 12 hingga 17 jam, tergantung lokasi geografis mereka.
Selama bulan Ramadan, umat Muslim menahan diri dari makan, minum, merokok, dan berbagai aktivitas yang dapat membangkitkan hawa nafsu. Semua ini dilakukan sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT. Ramadan memiliki makna yang sangat penting dalam Islam, karena pada bulan inilah Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama dari Allah, dan Al Quran diturunkan ke dunia.
Awal Ramadan dapat berbeda-beda di setiap negara. Hal ini disebabkan oleh perbedaan dalam penentuan awal bulan berdasarkan kalender Islam Hijriah, yang mengikuti siklus bulan. Kalender lunar ini memiliki panjang bulan antara 29 atau 30 hari, sehingga Ramadan dimulai 10 hingga 12 hari lebih awal setiap tahunnya dibandingkan kalender matahari.
Durasi puasa ditentukan oleh waktu matahari terbit hingga terbenam. Karena panjang siang hari bervariasi di seluruh dunia, durasi puasa pun berbeda-beda. Menurut laporan Al Jazeera, umat Islam yang tinggal di negara-negara paling selatan seperti Chile atau Selandia Baru akan berpuasa lebih cepat. Sebaliknya, Muslim di negara-negara paling utara seperti Islandia atau Greenland akan menjalani puasa yang lebih lama.
Berikut adalah daftar negara berdasarkan durasi puasa dari yang terlama hingga yang tercepat:
– Nuuk, Greenland: 16 jam
– Reykjavik, Islandia: 16 jam
– Helsinki, Finlandia: 15 jam
– Oslo, Norwegia: 15 jam
– Glasgow, Skotlandia: 15 jam
– Berlin, Jerman: 15 jam
– Dublin, Irlandia: 15 jam
– Moskow, Rusia: 15 jam
– Amsterdam, Belanda: 15 jam
– Warsawa, Polandia: 15 jam
– Astana, Kazakhstan: 15 jam
– Brussel, Belgia: 14 jam
– London, Inggris: 14 jam
– Zurich, Swiss: 14 jam
– Stockholm, Swedia: 14 jam
– Bucharest, Rumania: 14 jam
– Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina: 14 jam
– Sofia, Bulgaria: 14 jam
– Roma, Italia: 14 jam
– Madrid, Spanyol: 14 jam
– Paris, Prancis: 14 jam
– Lisbon, Portugal: 14 jam
– Ankara, Turki: 14 jam
– Ottawa, Kanada: 14 jam
– Tokyo, Jepang: 14 jam
– Beijing, Cina: 14 jam
– Athena, Yunani: 14 jam
– Kota New York, AS: 14 jam
– Washington, DC, AS: 14 jam
– Los Angeles, AS: 14 jam
– Tunis, Tunisia: 14 jam
– Aljazair, Aljazair: 14 jam
– Teheran, Iran: 14 jam
– Kabul, Afghanistan: 14 jam
– New Delhi, India: 14 jam
– Dhaka, Bangladesh: 14 jam
– Rabat, Maroko: 14 jam
– Damaskus, Suriah: 14 jam
– Islamabad, Pakistan: 14 jam
– Baghdad, Irak: 14 jam
– Beirut, Lebanon: 14 jam
– Amman, Yordania: 14 jam
– Kota Gaza, Palestina: 14 jam
– Kairo, Mesir: 14 jam
– Doha, Qatar: 13 jam
– Dubai, UEA: 13 jam
– Khartoum, Sudan: 13 jam
– Riyadh, Arab Saudi: 13 jam
– Abuja, Nigeria: 13 jam
– Aden, Yaman: 13 jam
– Dakar, Senegal: 13 jam
– Addis Ababa, Ethiopia: 13 jam
– Buenos Aires, Argentina: 13 jam
– Kolombo, Sri Lanka: 13 jam
– Kuala Lumpur, Malaysia: 13 jam
– Mogadishu, Somalia: 13 jam
– Ciudad del Este, Paraguay: 13 jam
– Nairobi, Kenya: 13 jam
– Harare, Zimbabwe: 13 jam
– Jakarta, Indonesia: 13 jam
– Luanda, Angola: 13 jam
– Bangkok, Thailand: 13 jam
– Brasilia, Brasil: 13 jam
– Johannesburg, Afrika Selatan: 13 jam
– Montevideo, Uruguay: 13 jam
– Canberra, Australia: 13 jam
– Puerto Montt, Chili: 13 jam
– Christchurch, Selandia Baru: 13 jam
Bulan Ramadan adalah waktu yang penuh berkah dan refleksi bagi umat Islam di seluruh dunia. Meskipun durasi puasa berbeda-beda, semangat dan tujuan dari ibadah ini tetap sama, yaitu meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan semangat kebersamaan dan solidaritas, umat Islam di seluruh dunia menyambut bulan suci ini dengan penuh harapan dan doa.





