Evakuasi Tertunda: Cuaca Buruk Menghalangi Penyelamatan Jenazah Pendaki di Puncak Carstensz

Redaksi RuangInfo

Satu jenazah pendaki yang meninggal di Puncak Carstensz, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, hingga kini belum dapat dievakuasi akibat cuaca buruk yang menghalangi. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, melaporkan bahwa jenazah yang belum berhasil dievakuasi adalah Lilie Wijayanti. Sementara itu, jenazah Elsa Laksono telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Timika.

“Hingga pukul 15.00 WIT, evakuasi terhadap pendaki yang meninggal dunia atas nama Lilie Wijayanti dihentikan sementara dikarenakan cuaca yang tidak mendukung,” ujar Wayan dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Minggu (2/3). Proses evakuasi direncanakan akan dilanjutkan pada Senin (3/3) besok, dengan harapan kondisi cuaca membaik.

Berdasarkan data dari Tim SAR, terdapat 10 orang yang melakukan pendakian ke Puncak Carstensz. Di antara mereka, terdapat dua warga negara asing (WNA) asal Turki dan satu WNA asal Rusia. Selain itu, musisi Fiersa Besari juga termasuk dalam rombongan pendaki tersebut. Sebelumnya, dilaporkan bahwa Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono meninggal dunia diduga akibat kedinginan atau hipotermia.

Andreas Harsono, rekan SMA dari Lilie dan Elsa, menyampaikan kabar duka ini melalui unggahan di akun media sosial X miliknya. “Rombongan ini sudah mencapai summit Puncak Cartenz hari Kamis 27 Februari, perlu dua hari buat turun, mencapai Lembah Kuning, Lilie dan Elsa collapse, meninggal dunia. Jenazah Elsa kini sudah sampai Timika,” tulis Andreas dalam unggahannya.

Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapan dan keselamatan dalam kegiatan pendakian, terutama di lokasi dengan kondisi cuaca ekstrem seperti Puncak Carstensz. Para pendaki diimbau untuk selalu mempersiapkan diri dengan baik, termasuk membawa perlengkapan yang memadai untuk menghadapi suhu dingin dan kondisi cuaca yang tidak menentu. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap petualangan di alam bebas.

Kehilangan Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono di Puncak Carstensz merupakan duka mendalam bagi keluarga, teman, dan komunitas pendaki. Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi para pendaki lainnya untuk selalu mengutamakan keselamatan dan persiapan yang matang sebelum memulai petualangan di alam bebas. Tragedi ini juga mengingatkan kita akan bahaya yang dapat mengintai di alam liar dan pentingnya kewaspadaan serta kesiapan dalam menghadapi segala kemungkinan.

Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *