Dua pendaki gunung, Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono, dilaporkan meninggal dunia di Puncak Carstensz, yang juga dikenal sebagai Puncak Jaya, di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Andreas Harsono, teman SMA dari kedua pendaki tersebut yang berasal dari Malang, Jawa Timur. “Benar,” ujar Andreas.
Dalam unggahan di akun media sosial X miliknya, @andreasharsono, Andreas menjelaskan bahwa Lilie dan Elsa meninggal dunia akibat kedinginan. Keduanya mengalami kondisi tersebut saat berada di Lembah Kuning, sebuah lokasi yang menjadi bagian dari rute pendakian menuju puncak. Selain Lilie dan Elsa, beberapa pendaki lain juga dilaporkan mengalami hipotermia, meskipun kondisi mereka kini telah membaik dan menunggu evakuasi.
Lilie dan Elsa merupakan bagian dari kelompok pendaki yang berjumlah total 10 orang. Dalam rombongan tersebut, terdapat pula beberapa warga negara asing, termasuk satu orang dari Rusia dan dua orang dari Turki. Kelompok ini memulai perjalanan mereka dengan menggunakan helikopter hingga Lembah Kuning, sebelum melanjutkan pendakian dengan berjalan kaki. Sayangnya, Lilie dan Elsa tidak dapat bertahan dari suhu dingin yang ekstrem dan akhirnya meninggal dunia.
Rombongan pendaki ini berhasil mencapai puncak Puncak Carstensz pada Kamis, 27 Februari. Namun, perjalanan turun memakan waktu dua hari, dan saat mencapai Lembah Kuning, Lilie dan Elsa mengalami kelelahan dan kedinginan yang berujung pada kematian. Jenasah Elsa telah berhasil dievakuasi dan kini berada di Timika.
Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya persiapan dan keselamatan dalam kegiatan pendakian, terutama di lokasi dengan kondisi cuaca ekstrem seperti Puncak Carstensz. Para pendaki diimbau untuk selalu mempersiapkan diri dengan baik, termasuk membawa perlengkapan yang memadai untuk menghadapi suhu dingin dan kondisi cuaca yang tidak menentu.
Kehilangan Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono di Puncak Carstensz merupakan duka mendalam bagi keluarga, teman, dan komunitas pendaki. Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi para pendaki lainnya untuk selalu mengutamakan keselamatan dan persiapan yang matang sebelum memulai petualangan di alam bebas.





