Hujan deras yang mengguyur wilayah Pancoran Mas, Depok, pada Sabtu sore (8/3) mengakibatkan banjir parah di Perumahan RGS 7. Puluhan rumah terendam air, dan salah satu di antaranya mengalami kerusakan parah hingga jebol akibat tidak mampu menahan derasnya debit air yang mengalir.
Denny Romulo, Kepala Bidang Penganggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, menjelaskan bahwa banjir ini terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. “Damkar sudah di TKP,” ujar Denny saat dihubungi pada Sabtu. Menurut Denny, banjir ini dipicu oleh longsor yang terjadi di saluran air perumahan, yang menyebabkan aliran air terhambat dan akhirnya meluap.
Peristiwa ini berdampak pada puluhan warga perumahan. “Terdampak mengakibatkan 37 kepala keluarga rumah yang terdampak,” jelas petugas. Kerusakan yang terjadi tidak hanya mengakibatkan kerugian material, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga yang tinggal di daerah tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi bahwa wilayah Jabodetabek akan terus diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir pada sore hari ini. Kondisi cuaca ini diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 18.30 WIB.
“Potensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang,” tulis BMKG melalui akun X @infoBMKG pada Sabtu ini.
Dalam menghadapi situasi ini, pihak berwenang diharapkan dapat mengambil langkah-langkah antisipatif untuk mencegah terjadinya banjir susulan. Pembersihan saluran air dan perbaikan infrastruktur yang rusak menjadi prioritas utama untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang. Selain itu, warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang guna menjaga keselamatan diri dan keluarga.
Banjir yang melanda Perumahan RGS 7 di Pancoran Mas, Depok, menjadi peringatan akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem. Dengan prediksi cuaca yang masih menunjukkan potensi hujan lebat, kerjasama antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mengatasi dampak dari bencana ini. Diharapkan, dengan penanganan yang tepat, situasi dapat segera pulih dan warga dapat kembali beraktivitas dengan normal.





