Banjir di Kabupaten Luwu: Dampak dan Penanganan

Redaksi RuangInfo

Banjir besar melanda Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, merendam dua kelurahan dan tiga desa di Kecamatan Ponrang. Banjir ini disebabkan oleh meluapnya air Sungai Noling setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan, Amson Pandolo, mengonfirmasi bahwa banjir berdampak pada Kelurahan Padang Sappa, Padang Subur, serta Desa Tirowali, Tomale, dan Buntu Kamiri.

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Kamis (10/4) menyebabkan debit air Sungai Noling meningkat drastis. “Kondisi hujan yang sangat lebat di wilayah hulu selama kurang lebih 9 jam membuat debit air Sungai Noling mengalami kenaikan pada pukul 03.00 WITA, hingga meluap ke pemukiman, akses jalan, fasilitas umum, fasilitas pendidikan, dan lainnya dengan ketinggian air mencapai 20 hingga 100 cm,” jelas Amson.

Akibat banjir ini, sekitar 600 rumah warga terendam air. Selain itu, dua kepala keluarga yang terdiri dari tujuh jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. “Dampak banjir itu, ada 600 rumah warga, 2 unit fasilitas ibadah dan puskesmas terendam. Kemudian ada 5 unit fasilitas pendidikan, 10 hektar sawah, dan 1 kantor Koramil terendam,” tambahnya.

Saat ini, banjir yang merendam ratusan rumah warga telah berangsur-angsur surut. Meski demikian, cuaca di wilayah tersebut masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang. “Banjir sudah surut saat ini,” kata Amson. Pihak BPBD dan instansi terkait terus memantau kondisi cuaca dan siap melakukan langkah-langkah penanganan lebih lanjut jika diperlukan.

Banjir di Kabupaten Luwu ini menunjukkan betapa pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Dengan koordinasi yang baik antara BPBD, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan dampak banjir dapat diminimalkan dan warga dapat kembali beraktivitas dengan normal. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *