Buleleng, Bali – Aparat penegak hukum di Buleleng kini tengah mengusut kasus dugaan pemerkosaan setelah berhasil meringkus seorang pria berinisial KB yang sebelumnya dilaporkan terkait kasus pencurian telepon genggam. Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat mengenai kehilangan telepon genggam yang kemudian menguak dugaan tindak pidana lain yang lebih berat.
Pada mulanya, KB ditangkap oleh pihak kepolisian setelah adanya laporan dari warga terkait pencurian telepon genggam. Namun, dalam proses penyelidikan lebih lanjut, muncul dugaan bahwa KB juga terlibat dalam kasus pemerkosaan terhadap seorang wanita. “Yang bersangkutan diduga melakukan pemerkosaan, kasusnya masih dalam penyelidikan,” ujar AKP Gede Darma Diatmika, Kasi Humas Polres Buleleng, saat dikonfirmasi pada Kamis (10/3).
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat memberikan keterangan lebih rinci mengenai waktu dan lokasi kejadian dugaan pemerkosaan tersebut, mengingat penyelidikan masih berlangsung.
Sementara itu, kasus pencurian telepon genggam yang melibatkan KB terjadi di Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Sabtu (5/4) sekitar pukul 14.00 WITA. Korban, yang berinisial ES (31), melaporkan kehilangan dua unit telepon genggam yang saat itu sedang diisi ulang baterainya di ruang tamu rumahnya.
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan petunjuk yang mengarah pada KB, yang diketahui merupakan residivis dalam kasus serupa. Penangkapan KB dilakukan di wilayah Desa Sumberkima, Kabupaten Buleleng, pada hari yang sama.
KB mengakui perbuatannya mencuri dua unit telepon genggam milik korban dengan cara merusak engsel pintu rumah. Barang bukti berupa dua unit telepon genggam berhasil diamankan dan saat ini telah dibawa ke Mapolsek Gerokgak untuk proses lebih lanjut.
Kapolsek Gerokgak, Kompol I Made Derawi, menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama pihak kepolisian. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melapor jika mengalami atau mengetahui adanya tindak kejahatan,” ujarnya.
Pihak kepolisian terus berupaya mengungkap kasus ini secara tuntas dan memastikan bahwa pelaku kejahatan mendapatkan hukuman yang setimpal. Masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar.





