VIRAL KARENA GAMBARAN, AGISTA ANAK PEMULUNG DIMINTA GUBERNUR BANTEN MASUK SEKOLAH RAKYAT

Redaksi RuangInfo

Kemampuan menggambar yang dimiliki Agista Saputri (10), bocah asal Ciledug, Kota Tangerang, membawa perubahan besar dalam hidupnya. Putri pasangan pemulung itu menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial berkat kepiawaiannya membuat gambar. Coretan gunung dengan gradasi langit yang dibuat menggunakan krayon bekas menarik perhatian warganet.

Pemerintah Provinsi Banten turut merespons kisah Agista yang belum pernah mengenyam pendidikan formal. Ayahnya, Roni Hidayatna (45), mengungkapkan bahwa Gubernur Banten Andra Soni sempat berpesan agar Agista tidak lagi ikut memulung dan dapat fokus menempuh pendidikan.

“Masih (ikut memulung), tapi kemarin Pak Gubernur sempat ingetin buat enggak ajak Agista lagi biar fokus sekolah. Yang kerja orangtuanya aja, anaknya mendingan sekolah,” ujar Roni saat ditemui di kediamannya di Jalan Raden Fatah, Ciledug, Kota Tangerang.

Roni menjelaskan, putrinya diarahkan untuk mengikuti program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Selama ini Agista belum bersekolah karena terkendala dokumen administrasi kependudukan. Keluarganya belum memiliki KTP, Kartu Keluarga (KK), maupun akta kelahiran yang menjadi syarat dasar pendaftaran sekolah.

“Semuanya belum punya, KTP, KK, akta,” kata Roni.

Ia menuturkan, pengurusan dokumen seharusnya dilakukan di kampung halaman mereka di Lampung. Namun keterbatasan biaya perjalanan membuat proses tersebut tertunda selama bertahun-tahun.

“Mau ngurus ongkos pulangnya dulu belum ada,” ujarnya.

Setelah kisah Agista ramai diperbincangkan, proses pengurusan administrasi pun mulai dilakukan. Roni menyebutkan, dalam sepekan terakhir keluarganya mulai melengkapi persyaratan agar Agista dapat mendaftar ke Sekolah Rakyat.

“Udah seminggu ini ngurusnya. Tapi mulai sekolahnya tanggal berapa kurang tahu kalau saya,” tutupnya.

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *