Pihak keluarga Ermanto Usman (54), pria yang ditemukan tewas secara mengenaskan di dalam mobilnya di Jakarta Pusat, secara tegas menyuarakan keyakinan bahwa insiden tersebut merupakan aksi pembunuhan terencana. Putra sulung korban mengungkapkan bahwa sang ayah kemungkinan besar menjadi target operasi pihak tertentu akibat profesinya yang bersentuhan langsung dengan penanganan sengketa lahan serta pengawasan proyek pembangunan skala besar. Keyakinan ini didasari oleh rekam jejak pekerjaan Ermanto yang dikenal lurus namun penuh risiko karena melibatkan banyak kepentingan kelompok kuat, sehingga keluarga menepis spekulasi bahwa peristiwa ini hanyalah perampokan jalanan biasa yang menyasar harta benda secara acak.
Kecurigaan keluarga semakin menguat setelah ditemukannya fakta janggal di lokasi kejadian, di mana barang-barang berharga bernilai tinggi milik korban justru ditinggalkan begitu saja oleh pelaku. Jam tangan mewah dan dompet Ermanto masih tersimpan di dalam mobil, namun tas kerja yang berisi dokumen-dokumen penting terkait proyek dan berkas sengketa tanah dilaporkan raib dari tempat kejadian perkara. Kehilangan dokumen spesifik ini memicu dugaan kuat bahwa pelaku sebenarnya mengincar data rahasia atau berupaya membungkam korban demi mengamankan kepentingan pihak tertentu. Hal inilah yang menjadi landasan bagi pihak keluarga untuk mendesak aparat penegak hukum agar tidak hanya terpaku pada motif ekonomi semata dalam penyelidikan mereka.
Merespons tekanan dan bukti-bukti awal tersebut, Polres Metro Jakarta Pusat menyatakan tengah melakukan pendalaman intensif melalui analisis jejak komunikasi terakhir korban serta pemeriksaan saksi-saksi kunci. Polisi tidak menutup kemungkinan adanya keterkaitan antara kematian Ermanto dengan urusan bisnis atau klien yang pernah ditanganinya sebelum kejadian. Saat ini, tim penyidik sedang bekerja keras melakukan ekstraksi data digital dari ponsel korban guna melacak keberadaan orang terakhir yang melakukan kontak fisik maupun komunikasi jarak jauh dengan Ermanto. Analisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang rute perjalanan mobil korban juga menjadi prioritas untuk memetakan arah pelarian terduga pelaku.
Kasus tewasnya Ermanto Usman yang ditemukan dalam kondisi tidak wajar di kursi kemudi ini telah menjadi sorotan publik dan menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar. Pihak keluarga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal jalannya proses hukum hingga pelaku utama dan aktor intelektual di balik peristiwa ini tertangkap. Mereka berharap transparansi dari pihak kepolisian dalam mengungkap motif sebenarnya secara terang benderang agar keadilan bagi Ermanto dapat segera terwujud. Penemuan identitas pelaku dan pengembalian dokumen yang hilang dianggap sebagai kunci utama dalam menyibak tabir misteri yang menyelimuti kematian tragis pria yang dikenal vokal dalam urusan sengketa lahan tersebut.





