Aksi Kriminal di Babelan: Komplotan Perampok Sekap Lima Karyawan SPBU dan Gasak Puluhan Juta Rupiah

Redaksi RuangInfo

Aksi perampokan sadis mengguncang sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Selasa dini hari, 10 Maret 2026. Komplotan yang diperkirakan berjumlah empat orang merangsek masuk ke area kantor sekitar pukul 02.30 WIB saat kondisi operasional sedang sepi pengunjung. Menggunakan dua sepeda motor, para pelaku yang dibekali senjata tajam dan benda tumpul langsung melumpuhkan lima karyawan yang tengah bertugas maupun beristirahat. Karena sempat melakukan perlawanan, para petugas SPBU tersebut mengalami penganiayaan berupa pukulan di bagian kepala dan badan sebelum akhirnya tangan dan kaki mereka diikat menggunakan tali serta mulut disumbat lakban. Kelima korban kemudian disekap di dalam ruang loker yang sempit sementara para pelaku menguras isi brankas perusahaan.

Dalam insiden mencekam tersebut, para perampok berhasil membawa kabur uang tunai hasil penjualan BBM senilai kurang lebih Rp45 juta. Tidak hanya mengincar aset perusahaan, komplotan ini juga merampas barang-barang pribadi milik karyawan, termasuk telepon genggam dan dompet. Aksi kejahatan ini baru teridentifikasi sekitar dua jam kemudian, yakni pukul 04.30 WIB, ketika seorang pelanggan yang hendak mengisi bahan bakar merasa curiga melihat area SPBU yang mendadak kosong. Saksi mata tersebut mendengar suara rintihan dari arah ruang loker dan segera memanggil bantuan warga sekitar untuk menyelamatkan para korban yang terperangkap dalam kondisi lemas dan trauma. Kelima karyawan tersebut langsung dilarikan ke RSUD Bekasi guna mendapatkan perawatan intensif akibat luka lebam dan syok psikis yang mendalam.

Tim Identifikasi Polres Metro Bekasi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh dan mengamankan rekaman CCTV sebagai bukti kunci. Berdasarkan analisis visual, terlihat para pelaku menggunakan penutup wajah dan helm untuk menyamarkan identitas mereka selama melancarkan aksinya. Pihak kepolisian menyatakan telah mengantongi ciri-ciri fisik serta jenis kendaraan yang digunakan oleh para tersangka. Tim gabungan saat ini tengah melakukan pengejaran intensif karena diduga kuat komplotan ini telah mengintai target mereka selama beberapa hari sebelum beraksi. Investigasi difokuskan pada pola pergerakan pelaku di sekitar wilayah Bekasi guna memutus rantai kriminalitas spesialis tempat usaha yang beroperasi 24 jam.

Menanggapi tragedi ini, pihak manajemen SPBU berkomitmen untuk mengevaluasi total sistem keamanan internal mereka, termasuk rencana penambahan personel sekuriti pada jam malam dan integrasi CCTV ke pusat komando kepolisian. Kejadian ini menjadi alarm keras bagi pelaku usaha di wilayah rawan kriminalitas untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra pada jam-jam krusial menjelang subuh. Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang namun waspada saat beraktivitas di luar rumah pada waktu dini hari. Dengan koordinasi yang lebih ketat antara pemilik usaha dan aparat penegak hukum pada pertengahan Maret 2026 ini, diharapkan stabilitas keamanan di wilayah Babelan dapat segera pulih dan para pelaku dapat segera diringkus untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *