Arus balik Lebaran 2026 di Terminal Bekasi, Kelurahan Margahayu, mulai menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan pada Selasa, 24 Maret 2026. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi mencatat tren kenaikan jumlah penumpang dan armada bus sudah terpantau konsisten sejak 22 Maret lalu hingga Selasa pagi ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, aktivitas kedatangan di terminal tersebut saat ini masih didominasi oleh bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dengan rute-rute populer seperti Indramayu, Tasikmalaya, Bandung, hingga Majalengka, serta rute lintas provinsi menuju Merak. Sementara itu, bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) jarak jauh belum menampakkan dominasi aktivitas yang mencolok di area parkir terminal pada pertengahan Maret ini.
Para pemudik yang tiba di gerbang masuk Bekasi Timur ini tampak membawa barang bawaan khas mudik dalam volume besar, mulai dari koper, tas jinjing, hingga dus-dus logistik. Suasana di area tunggu terminal dipenuhi oleh warga yang beristirahat sejenak sambil menanti jemputan keluarga maupun moda transportasi lanjutan guna mencapai kediaman masing-masing. Mobilitas warga yang kembali ke daerah penyangga ibu kota ini merefleksikan berakhirnya masa libur bagi sebagian sektor pekerja. Data operasional terminal menunjukkan bahwa pada Senin kemarin, tercatat sebanyak 658 penumpang telah tiba dengan dukungan 204 armada bus, sementara arus keberangkatan menuju daerah masih menyentuh angka 1.225 orang dengan 162 armada.
Otoritas perhubungan memprediksi bahwa puncak arus balik di Terminal Bekasi akan terbagi ke dalam dua gelombang besar, yakni pada Selasa dan Rabu esok hari. Pembagian gelombang ini dipengaruhi oleh adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan di sejumlah instansi pemerintahan, sehingga persebaran pemudik yang kembali tidak menumpuk di satu waktu yang sama. Langkah ini dinilai efektif untuk menjaga sirkulasi kendaraan di area terminal agar tidak terjadi stagnasi yang parah. Petugas di lapangan terus bersiaga untuk mengatur alur masuk dan keluar bus guna memastikan proses penurunan penumpang berjalan dengan tertib dan aman bagi seluruh pengguna jasa transportasi darat.
Hingga Selasa siang, koordinasi antar-instansi terus diperkuat guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan. Pihak Dishub mengimbau para pemudik untuk tetap waspada terhadap barang bawaan di tengah keramaian terminal serta menggunakan layanan transportasi resmi demi keamanan bersama. Dengan manajemen pengaturan armada yang dinamis, diharapkan fase arus balik di Terminal Bekasi pada tahun 2026 ini dapat berjalan kondusif tanpa kendala operasional yang berarti. Kesigapan petugas dalam mendata setiap pergerakan bus dan penumpang menjadi kunci utama dalam memantau ritme kepulangan warga dari berbagai wilayah di Jawa Barat dan sekitarnya.





