Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengeluarkan imbauan strategis bagi warga yang berencana menjemput pemudik di Stasiun Pasar Senen pada Selasa, 24 Maret 2026. Masyarakat sangat disarankan untuk tidak membawa kendaraan roda empat atau mobil pribadi guna menghindari stagnasi lalu lintas di area parkir stasiun yang sangat terbatas. Langkah ini diambil mengingat volume kedatangan penumpang kereta api jarak jauh di wilayah Daop 1 Jakarta diprediksi mencapai puncaknya pada hari tersebut. Dengan keterbatasan lahan parkir di area depan stasiun, penggunaan kendaraan pribadi dikhawatirkan akan memicu kemacetan panjang yang justru menghambat proses penjemputan para pemudik yang baru tiba dari berbagai daerah di Jawa dan Sumatera.
Hingga Selasa siang pukul 11.00 WIB, data operasional mencatat jumlah kedatangan penumpang di wilayah Daop 1 Jakarta sudah mendekati angka 53.000 orang. Stasiun Pasar Senen tetap mengukuhkan posisinya sebagai titik kedatangan tersibuk dengan catatan 18.458 penumpang yang turun di peron stasiun pada hari yang sama. Lonjakan arus balik ini menuntut manajemen trafik yang ekstra ketat di area drop-off dan penjemputan agar sirkulasi penumpang tetap lancar. KAI Daop 1 menekankan bahwa kenyamanan ribuan penumpang yang baru tiba menjadi prioritas utama, sehingga pengurangan populasi kendaraan pribadi di zona inti stasiun menjadi kunci efektivitas pergerakan massa pada puncak arus balik Lebaran 2026 ini.
Sebagai solusi praktis, pihak otoritas menyarankan agar penjemput maupun penumpang beralih menggunakan moda transportasi umum yang telah terintegrasi secara baik di kawasan Senen. Layanan bus Transjakarta yang tersedia di Halte Senen Central atau Halte Jaga Jakarta menjadi opsi utama bagi warga yang ingin menjangkau berbagai sudut ibu kota dengan biaya terjangkau. Selain itu, penumpang juga dapat langsung memanfaatkan layanan KRL Commuter Line melalui peron 6 yang terhubung ke jaringan rel Jabodetabek tanpa harus keluar dari area stasiun. Bagi mereka yang menginginkan kenyamanan lebih, penggunaan taksi daring maupun konvensional dinilai jauh lebih efisien dibandingkan harus memaksakan kendaraan pribadi masuk ke area parkir yang sudah melebihi kapasitas.
Hingga Selasa petang, petugas keamanan dan pengatur lalu lintas di Stasiun Pasar Senen dilaporkan terus bersiaga untuk mengarahkan alur kendaraan agar tidak terjadi penumpukan di pintu masuk utama. Sinergi antarmoda yang tersedia di kawasan ini diharapkan mampu mempercepat proses mobilisasi pemudik menuju kediaman masing-masing secara tertib. Pihak KAI Daop 1 Jakarta menyatakan komitmennya untuk terus memantau dinamika arus balik hingga akhir pekan mendatang guna memastikan seluruh prosedur keselamatan dan pelayanan tetap terjaga. Masyarakat diimbau untuk kooperatif terhadap arahan petugas di lapangan demi terciptanya suasana stasiun yang kondusif di tengah antusiasme warga yang kembali ke perantauan pada pertengahan Maret 2026 ini.





