H1: Evolusi Menjadi Kendaraan Kepresidenan dengan Modifikasi Ekstrem

Redaksi RuangInfo

Hyundai H1 telah lama dikenal sebagai salah satu kendaraan Multi Purpose Vehicle (MPV) berbadan besar yang banyak diminati. Mobil ini sering menjadi pilihan para modifikator untuk diubah menjadi rumah berjalan (campervan) atau bahkan menjadi kendaraan mewah dengan gaya VIP Style. Salah satu modifikasi yang menarik perhatian adalah karya Adit ‘Kodok’ dari Akasia Garage.

Adit berhasil menyulap Hyundai H1 keluaran tahun 2007 menjadi R1 Concept, sebuah mobil dengan konsep presiden. Tidak hanya tampilan eksterior dan interior yang mengalami perubahan, Adit juga memfokuskan modifikasi pada sektor keamanan.

“Kami merancang mobil ini untuk lomba dengan tema mobil presiden, di mana semua aspek diubah untuk memenuhi kebutuhan presiden. Mulai dari eksterior yang kami cat ulang menjadi warna Bronze, ditambah dengan airbrush,” ujar Adit kepada Kompas.com di BSD, Tangerang, Sabtu (24/11/2024).

Sekilas, bagian depan mobil ini menyerupai Hyundai Stargazer atau Hyundai Staria, dengan tambahan grill berwarna hitam dan lampu utama yang telah dimodifikasi. Bumper depan dibuat lebih tebal menggunakan material besi, memberikan kesan gagah pada mobil ini.

“Kami memasang besi pada bumper depan dan menambahkan tow, agar presiden bisa pergi ke mana saja. Jika terjebak atau stuck, ada tali daruratnya. Bagian bodi dari tengah ke belakang ini full anti peluru, kacanya anti peluru BR6, artinya bisa menahan tembakan senapan. Kami membuat ini seolah-olah untuk presiden,” jelas Adit.

Bagian kaki-kaki juga mendapat perhatian khusus. Adit telah memasang rem Brembo Big Brake Kit dan ban anti peluru, yang diklaim masih bisa berjalan hingga 80 km meskipun terkena tembakan peluru. Suspensi empat titik juga disematkan, memungkinkan mobil untuk ditinggikan dan melintasi berbagai medan dengan mudah.

Di bagian kabin, interior dilapisi dengan vinyl untuk memberikan kesan elegan. Jendela dilengkapi dengan spectrum, yang memungkinkan pandangan menjadi ‘blur’ dan ‘clean’. Terdapat laci dua baris, salah satunya khusus untuk menyimpan senapan. Selain itu, Adit melengkapi mobil ini dengan kotak darurat dan oksigen untuk situasi darurat.

“Interior kami lengkapi dengan motorize untuk kursi, tempat laptop, dan TV. Ada intercom untuk komunikasi dengan pengemudi, home theater, dan HPL untuk pantulan proyektor,” tambah Adit.

Mesin mobil tidak mengalami perubahan signifikan, hanya dilakukan remap untuk meringankan kinerja mesin saat membawa beban berat. “Kami hanya perlu melakukan coding ulang di ECU, seperti remap. Remap ini agar mesin tidak terlalu berat membawa beban seperti ini,” kata Adit.

Proses modifikasi ini memakan waktu sekitar 3-5 bulan, dengan biaya mulai dari Rp 300 jutaan. “Waktunya sekitar 3-5 bulan. Biaya relatif, tergantung kebutuhan. Namun, untuk modifikasi seperti ini, termasuk bulletproof atau anti peluru, dimulai dari Rp 300 jutaan,” tutup Adit.

Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *