Penerbangan Virgin Australia 1482 yang dijadwalkan berangkat pada Kamis pagi waktu setempat harus mengalami penundaan akibat insiden yang tak terduga. Seekor ular sepanjang 10 cm ditemukan berkeliaran di dalam kabin, memicu kepanikan di antara penumpang dan kru pesawat.
Pesawat tersebut terpaksa menunda lepas landas selama 20 menit. Seluruh penumpang dan kru kabin sibuk mencari ular yang hilang tersebut. Beruntung, Andre Rerekura, seorang selebriti dari acara Disney Shipwreck Hunters Australia, berada di penerbangan itu dan berhasil menangkap ular tersebut.
Rerekura, yang baru saja kembali dari merekam ular laut di dekat Scott Reef, pantai Kimberly, terkejut mendengar teriakan penumpang yang melihat ular.
“Beberapa orang berdiri ketakutan, mengangkat kaki mereka ke atas kursi,” ungkapnya. Ular yang awalnya diduga sebagai ular cokelat ini ternyata adalah piton stimpson kecil yang tidak berbahaya.
Saat situasi semakin tegang, seorang wanita menjerit melihat ular di belakang kursi. Rerekura dengan sigap menangkap ular tersebut. “Ular itu berada tepat di bawah kursi kami, di kaki saya. Saya berhasil mengambilnya dan membawanya keluar dari pesawat,” jelasnya. Ular tersebut kemudian dibuang ke semak-semak oleh seorang pria lain.
Setibanya di Perth, Rerekura menerima banyak pesan dan meme yang mengaitkan aksinya dengan film “Snakes on a Plane”. “Saya bahkan tidak tahu itu hal yang nyata sampai orang-orang mengirimi saya pesan dan foto-fotonya,” katanya sambil tertawa. “Seseorang mengganti wajah (Jackson) dengan wajah saya, itu lucu.”
Aksi heroik Rerekura mendapat tepuk tangan dari penumpang dan pujian dari awak kabin. Anouska Freedman, rekan kerja Rerekura, memposting di media sosial, “Rerekura menyelamatkan hari itu, ada seekor ular di pesawat dan dia menangkapnya. Haha.. hanya ada di Australia Barat.”
Virgin Australia mengonfirmasi bahwa ular tersebut telah ditemukan dan dipindahkan, dan penerbangan dilanjutkan ke Perth seperti biasa. Maskapai ini mengucapkan terima kasih kepada para penumpang atas kesabaran mereka selama insiden berlangsung.
Dengan kejadian ini, Virgin Australia memastikan bahwa keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama mereka. Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kesiapan dalam menghadapi situasi tak terduga di udara.





