Ruben Amorim, nahkoda anyar Manchester United, dihadapkan pada tantangan besar dalam pekan perdananya memimpin klub. Meski baru seumur jagung menjabat, pelatih asal Portugal ini telah mulai mengimplementasikan perubahan signifikan di Carrington, pusat latihan MU. Namun, hasil imbang 1-1 melawan Ipswich Town mengindikasikan bahwa para pemain masih berusaha memahami strategi anyar yang diterapkan Amorim.
Amorim tak membuang waktu untuk menunjukkan otoritasnya. Salah satu langkah tegas yang diambilnya adalah mengakhiri kebiasaan pemain yang memanfaatkan jeda internasional sebagai waktu libur. Keputusan ini muncul setelah insiden yang melibatkan Marcus Rashford dan Casemiro, yang memanfaatkan waktu istirahat dari tugas tim nasional untuk melancong ke Amerika Serikat.
Selama jeda internasional, Rashford terlihat menghadiri pertandingan NBA di New York, sementara Casemiro menghabiskan waktu bersama keluarganya di Disney World, Florida. Meskipun Amorim tidak secara langsung menyalahkan kedua pemain tersebut, ia menegaskan bahwa perjalanan semacam itu tidak akan diizinkan di masa depan. Amorim berencana untuk menerapkan pengawasan lebih ketat terhadap aktivitas pemain selama jeda internasional.
Gary Neville, legenda Manchester United, turut mengkritik perilaku Rashford dan Casemiro. Neville menyoroti bahwa perjalanan ke Amerika Serikat bukanlah cara yang bijaksana untuk menghabiskan waktu pemulihan, terutama mengingat performa tim yang kurang memuaskan dan posisi mereka di liga. Neville mempertanyakan profesionalisme para pemain yang memilih perjalanan jauh sebagai cara untuk mengisi ulang tenaga.
Meskipun menghadapi berbagai kritik, Amorim berhasil meraih kemenangan perdana bersama Manchester United dalam debutnya di Old Trafford. Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Amorim dan memberikan harapan baru bagi para suporter Setan Merah. Amorim menyatakan kebahagiaannya bisa membawa tim meraih kemenangan di hadapan para pendukung setia.
Menanggapi kritik yang ada, Amorim menegaskan pentingnya menetapkan standar baru di klub. Ia berencana untuk mengelola waktu istirahat pemain dengan lebih ketat, memastikan bahwa mereka tidak dapat terbang ke mana saja selama jeda. Amorim menekankan bahwa keputusan ini harus dimulai dari klub, dengan dirinya bertanggung jawab penuh atas implementasinya.
Dengan tantangan yang dihadapi dan reformasi yang direncanakan, Ruben Amorim bertekad untuk membawa Manchester United kembali ke jalur kemenangan. Perubahan yang diterapkannya diharapkan dapat meningkatkan disiplin dan performa tim, serta mengembalikan kejayaan Setan Merah di kancah sepak bola.





