Aparat penegak hukum Amerika Serikat berhasil meringkus Luigi Mangione, tersangka utama dalam kasus penembakan terhadap eksekutif asuransi kesehatan UnitedHealthcare, Brian Thompson. Mangione, yang sempat menjadi buronan selama sepekan, ditangkap pada Senin (9/12) di sebuah restoran cepat saji MacDonald di Altoona, Pennsylvania. Penangkapan ini terjadi setelah seorang karyawan restoran mengenali Mangione dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang sekitar pukul 09.15 waktu setempat.
“Dia sedang duduk di sana sambil makan,” ungkap Joseph Kenny, kepala detektif di Departemen Kepolisian Pennsylvania, menggambarkan situasi saat penangkapan.
Saat ditangkap, Mangione membawa sebuah catatan tangan yang berisi kritik terhadap perusahaan perawatan kesehatan, menuduh mereka lebih mementingkan keuntungan daripada perawatan pasien.
Luigi Mangione, yang berusia 26 tahun, telah ditetapkan oleh Kepolisian New York sebagai pelaku penembakan terhadap Brian Thompson. Lahir dan dibesarkan di Maryland, Mangione adalah lulusan University of Pennsylvania, salah satu kampus Ivy League, dengan gelar master sains di bidang teknik, khususnya ilmu komputer dan informasi pada tahun 2020.
Mangione juga memiliki pengalaman sebagai kepala konselor dalam program Studi Pra-Kuliah di Stanford University pada Mei hingga September 2019. Sebelum insiden ini, ia bekerja di TrueCar hingga tahun 2023, di mana seorang rekan kerjanya menggambarkan Mangione sebagai individu yang sangat cerdas dan baik hati, serta membantu dalam menulis kode perangkat lunak yang kompleks.
Di media sosial, Mangione mengidentifikasi dirinya berasal dari Towson, Maryland. Media lokal melaporkan bahwa ia berasal dari keluarga kaya yang memiliki klub dan stasiun radio di daerah Baltimore. Sepupunya, Nino Mangione, adalah anggota DPR Maryland.
Di platform X, Mangione memasang foto banner yang menampilkan hasil sinar-X, menunjukkan sekrup dan pelat yang dimasukkan ke punggung seseorang. Namun, tidak diketahui apakah gambar tersebut milik Mangione pribadi. Linimasa X-nya juga dipenuhi dengan kritik terhadap kecerdasan buatan dan postingan ulang tentang program keberagaman, kesetaraan, dan inklusi.
Sementara itu, di akun GoodReads, Mangione diketahui menyukai buku “Industrial Society and Its Future” karya Unabomber Ted Kaczynski, yang dianggap sebagai prediksi tentang masyarakat modern.
Setelah penangkapannya, Mangione ditahan tanpa jaminan dengan lima dakwaan, termasuk tuduhan pemalsuan, membawa senjata api tanpa izin, merusak catatan atau tanda pengenal, memiliki alat kejahatan, dan memberikan tanda pengenal palsu kepada aparat penegak hukum.
Menurut informasi dari aparat kepolisian dan sumber yang terlibat dalam penyelidikan, Mangione membawa senjata api, peredam suara, dan kartu identitas palsu yang diduga digunakan saat penembakan. Ia menunjukkan kartu identitas palsu New Jersey kepada polisi, yang sama dengan yang digunakan oleh pelaku penembakan saat menginap di sebuah asrama di Upper West Side, Manhattan pada 24 November lalu.
Hingga saat ini, motif penembakan tersebut belum diketahui. Mangione menjalani sidang pertamanya di New York tanpa mengajukan pembelaan. Proses hukum selanjutnya akan menentukan nasib Mangione dan mengungkap lebih lanjut mengenai insiden penembakan yang menggemparkan ini.





