Korea Selatan baru-baru ini diguncang oleh drama politik yang melibatkan pengumuman darurat militer oleh Presiden Yoon Suk-Yeol. Keputusan ini memicu reaksi beragam dari berbagai kalangan, termasuk para bintang K-Pop yang terpecah dalam menyikapi situasi tersebut.
Di tengah polemik ini, beberapa artis memilih untuk bungkam, sementara yang lain secara vokal mendukung aksi protes dan pemakzulan Presiden Yoon. Lee Chae-yeon, mantan anggota girl grup Iz*ONE, secara terbuka menyindir rekan-rekannya yang dianggap tidak peduli terhadap isu ini.
“Tidak dalam posisi untuk membicarakan politik? Lalu, apa sebenarnya posisi yang ‘tepat’ untuk membicarakannya?” ujar Lee dalam sebuah unggahan di media sosial, seperti dikutip dari South China Morning Post.
Di sisi lain, penyanyi Trot Lim Young-woong dan anggota boy band Astro, Cha Eun-woo, mendapat kecaman karena memilih untuk tidak berkomentar. Lim menanggapi kritik dengan mengatakan,
“Apakah saya seorang politisi? Mengapa saya harus berbicara?” Sementara Cha dikritik karena lebih memilih membagikan foto pemotretan secara daring daripada mengomentari situasi politik di Seoul.
Ratusan anggota industri film, termasuk sutradara pemenang Oscar Bong Joon-ho, telah menandatangani petisi yang mendukung pemakzulan Presiden Yoon. Asosiasi untuk Krisis dan Pemulihan Industri Film menyatakan bahwa bagi mereka yang berkecimpung di industri film, Yoon Suk-yeol bukan lagi presiden Korea, melainkan sekadar penjahat.
Penyanyi dan penulis lagu Ahn Ye-eun turut serta dalam demonstrasi anti-Presiden Yoon. Sementara itu, Youngjae dari boy band GOT7 berjanji untuk “menjadikan Korea Selatan tempat yang lebih baik” dalam siaran langsung yang menyatakan dukungannya terhadap para pengunjuk rasa.
Presiden Yoon Suk Yeol mengumumkan darurat militer pada 3 Desember lalu, namun status ini hanya bertahan selama enam jam setelah parlemen mengeluarkan resolusi penolakan. Meski demikian, kemarahan publik Korea Selatan terus memuncak, dan desakan agar Yoon mundur semakin menguat.
Partai oposisi parlemen Korea Selatan, Partai Demokratik (DP), tengah menyiapkan upaya pemakzulan kedua terhadap Presiden Yoon sebagai respons terhadap drama darurat militer ini. Dukungan untuk pemakzulan juga datang dari Partai berkuasa, Partai Kekuatan Rakyat (PPP).
Kontroversi darurat militer di Korea Selatan telah memicu reaksi beragam dari berbagai kalangan, termasuk para bintang K-Pop dan industri film. Dengan dukungan yang terus mengalir untuk pemakzulan Presiden Yoon, situasi politik di Korea Selatan masih jauh dari kata stabil. Para pengamat politik dan masyarakat internasional terus memantau perkembangan ini dengan seksama.





