Penyelamat Organisasi dan Muktamar Luar Biasa Nahdlatul Ulama (PO & MLB NU) mengklaim bahwa acara Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) Pra Muktamar Luar Biasa NU yang diadakan di sebuah hotel di Surabaya pada Selasa (17/12) dihadiri oleh ratusan peserta. Jakfar Shodiq, dari Divisi Hukum dan Advokasi PO & MLB NU, menyatakan bahwa sekitar 100 orang berpartisipasi dalam acara tersebut, dengan 20 orang hadir secara langsung dan 80 lainnya mengikuti secara daring.
FGD tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh penting, termasuk Mantan Wakil Ketua PWNU Jatim, KH Abdussalam Shohib atau yang akrab disapa Gus Salam, yang juga merupakan Presidium PO & MLB NU. Selain itu, Mantan Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar, turut hadir melalui telekonferensi, memberikan sambutan, dan memimpin doa dalam forum tersebut.
Dalam forum FGD, sejumlah pengurus NU dari berbagai daerah menyampaikan keluhan mereka terkait kepemimpinan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf. Jakfar mengungkapkan bahwa keluhan tersebut datang dari berbagai wilayah seperti Papua, Bangka Belitung, Kalimantan, Jawa Timur, dan Sumatera. Para pengurus merasa bahwa ada upaya untuk mendegradasi NU, terutama terhadap tokoh-tokoh yang telah berjuang keras untuk membesarkan gerakan Nahdlatul Ulama.
Jakfar menambahkan bahwa situasi dalam FGD cukup emosional, dengan beberapa peserta yang terisak dan menangis.
“Ini cukup memprihatinkan, bahkan tadi ada dalam FGD tadi ada yang sampai meneteskan air mata. Dalam arti situasi kebatinan yang sangat memprihatinkan dan ironis, kenapa sikap PBNU kok seperti ini,” ujarnya.
Ketua Panitia Pelaksana Pra Muktamar Luar Biasa NU, KH Mas Maftuh, mengklaim bahwa ada pengurus PCNU dan PWNU yang turut bergabung dalam forum tersebut. Namun, ia enggan mengungkapkan identitas mereka untuk menghindari risiko pemecatan.
“Pengurus PWNU dan PCNU yang hadir secara hybrid dari Jawa dan luar Jawa. Ada tapi tidak bisa kita sebutkan secara spesifik untuk menghindari pemecatan,” jelasnya.
Acara MLB NU ini diselenggarakan oleh Presidium PO & MLB NU, yang terdiri dari beberapa tokoh NU dan mantan pengurus PWNU. Panitia merahasiakan lokasi FGD serta identitas pengurus cabang dan wilayah yang hadir. Hingga saat ini, CNNIndonesia.com belum dapat memastikan status pengurus PWNU dan PCNU yang hadir dalam FGD Pra Muktamar NU tersebut.
Acara FGD Pra Muktamar Luar Biasa NU ini mencerminkan dinamika internal dalam organisasi Nahdlatul Ulama. Dengan adanya keluhan dan situasi emosional yang terjadi, diharapkan ada solusi yang dapat mengakomodasi aspirasi para pengurus dan tokoh NU untuk menjaga keutuhan dan kemajuan organisasi.





