Sean ‘Diddy’ Combs, rapper ternama yang juga dikenal dengan nama P Diddy, dilaporkan mengalami penurunan berat badan yang mencolok selama masa penahanannya di Pusat Penahanan Metropolitan. Penampilan Diddy yang semakin kurus terlihat jelas saat ia menghadiri sidang terkait kasus perdagangan seks pada Rabu (18/12) waktu Amerika Serikat.
Seorang jurnalis dari Law & Crime, Elizabeth Millner, yang hadir dalam sidang tersebut, mengamati perubahan drastis pada tubuh Diddy.
“Dia tampak jauh lebih kurus, yang mana itu bisa dibayangkan [sejak dia] berada di dalam pusat penahanan federal selama beberapa bulan sekarang,” ungkap Millner.
Transformasi fisik Diddy Combs ini sangat kontras dengan gaya hidup mewah yang biasa dijalaninya sebelum penahanan.
“Sangat berbeda dari gaya hidup mewah yang dijalani sebelumnya, dia terlihat sangat kurus dan mungkin dikurung di tahanan mulai membebani dirinya,” lanjut Millner.
Sebelum masuk penjara, Diddy masih terlihat bugar dalam sebuah video yang diambil di Central Park pada 16 September. Namun, penampilannya kini jauh berbeda, tidak hanya dari segi berat badan, tetapi juga rambutnya yang mulai beruban.
P Diddy ditahan setelah didakwa pada bulan September lalu atas tuduhan perdagangan seks paksa, pengangkutan untuk prostitusi, dan konspirasi pemerasan. Dakwaan tersebut menuduh Diddy sebagai pemimpin “usaha kriminal” yang memungkinkan terjadinya kekerasan seksual, fisik, emosional, dan verbal terhadap para korbannya selama bertahun-tahun.
Selain itu, ia juga menghadapi tuduhan pelanggaran narkotika, pembakaran, penyuapan, penculikan, kerja paksa, dan pelanggaran lainnya. Pengacara Tony Buzbee, yang mewakili beberapa penggugat, mengklaim bahwa Diddy mungkin akan menghadapi sekitar 300 kasus.
Buzbee menyatakan bahwa timnya telah menerima sekitar 3.000 panggilan setelah ia mendorong para korban untuk melapor melalui media sosial dan konferensi pers pada 1 Oktober.
“Saya pikir jumlah kasus yang mungkin terjadi mungkin sekitar 300, tetapi saya pikir secara realistis, pada akhirnya akan menjadi sekitar 100 hingga 150,” katanya kepada BBC.
Jumlah pria dan wanita yang melaporkan pelanggaran oleh Combs hampir sama, dengan tuduhan yang mencakup periode 20 tahun. Menanggapi klaim Buzbee, tim hukum Diddy menyatakan bahwa
“serangkaian tuntutan hukum” yang diajukan adalah “aksi publisitas yang tidak tahu malu.”
Tim hukum Diddy juga menuduh bahwa gugatan tersebut
“dirancang untuk mendapatkan pembayaran dari para selebritas yang takut kebohongan tentang mereka disebarkan, seperti halnya kebohongan yang telah disebarkan tentang Combs.”
Kasus hukum yang melibatkan Sean ‘Diddy’ Combs terus menjadi sorotan publik. Perubahan fisik yang dialaminya selama penahanan menambah dimensi baru pada cerita ini, sementara tuduhan serius yang dihadapinya menimbulkan pertanyaan besar tentang masa depan karier dan reputasinya. Dengan banyaknya tuduhan dan klaim yang saling bertentangan, kasus ini diperkirakan akan terus berkembang dan menjadi perhatian media serta publik.





