Polisi Bogor Dilepas Tugas Terkait Insiden Pengawalan di Puncak

Redaksi RuangInfo

Polres Bogor telah mengambil tindakan tegas dengan melepaskan tugas seorang anggota polisi yang diduga terlibat dalam pengawalan sepasang kekasih yang sedang berkencan di kawasan Puncak, Bogor. Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, mengonfirmasi bahwa anggota tersebut telah dibebastugaskan dari tugasnya di bagian pengawalan. 

“Kami telah membebastugaskan dari tugasnya sebagai pengawal,” ujar Rizky pada Kamis (19/12).

Selain pembebastugasan, Rizky memastikan bahwa petugas tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam). 

“Kami proses, kami periksa di Propam,” tambahnya. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa tindakan yang dilakukan sesuai dengan prosedur dan tidak melanggar kode etik kepolisian.

Kasus ini mencuat setelah sebuah video yang menunjukkan sepasang kekasih dikawal oleh polisi saat berkendara menuju Puncak, Bogor, menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat mobil yang ditumpangi oleh perekam mendapatkan pengawalan dari sepeda motor polisi lalu lintas (polantas). Kejadian ini menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat yang mempertanyakan alasan di balik pengawalan tersebut.

Dalam unggahan video yang berbeda, disebutkan bahwa pengawalan dilakukan atas permintaan pacar dari perekam yang mengaku mobilnya hendak digunakan untuk keperluan berobat. Menanggapi hal ini, AKP Rizky Guntama menyatakan bahwa pihaknya telah memanggil dan mengklarifikasi pihak yang membuat video tersebut. 

“Kemarin sudah kami panggil dari pihak yang membuat video tersebut, sudah diklarifikasi oleh pihak yang membuat video,” jelas Rizky kepada wartawan pada Senin (16/12).

Rizky menambahkan bahwa setelah menindaklanjuti video viral tersebut, ditemukan adanya kesalahpahaman dari pihak pengunggah konten. Ia menegaskan bahwa anggotanya sebenarnya hanya berniat untuk membantu. 

“Kemudian untuk anggota sudah kami tindak tegas. Sebenarnya ingin membantu, tetapi memang ada kesalahpahaman, ataupun dari pihak peng-upload untuk membuat konten saja,” ungkapnya.

Polres Bogor berkomitmen untuk menindaklanjuti kasus ini dengan serius dan memastikan bahwa setiap tindakan yang dilakukan oleh anggotanya sesuai dengan aturan yang berlaku. Pemeriksaan oleh Propam diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai insiden ini dan memastikan bahwa tidak ada pelanggaran yang dilakukan. Dengan adanya tindakan tegas ini, diharapkan dapat menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *