Dalam sebuah momen bersejarah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta secara resmi mengukuhkan Pramono Anung dan Rano Karno sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta 2024. Penetapan ini berlangsung dalam Rapat Pleno Terbuka KPU Jakarta yang dihelat di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, pada Kamis (9/1). Ketua KPU Jakarta, Wahyu Dinata, dengan khidmat membacakan keputusan tersebut.
Sebelum penetapan, Wahyu Dinata membacakan Berita Acara Nomor 13/PL.02.7-BA/31/2025 yang memuat penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih untuk Provinsi Daerah Khusus Jakarta Tahun 2024. Berita acara ini kemudian ditandatangani oleh seluruh komisioner KPU Jakarta. Selanjutnya, Wahyu membacakan Keputusan KPU Jakarta Nomor 9 Tahun 2025 yang mengesahkan Pramono Anung dan Rano Karno sebagai pasangan terpilih.
Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno, yang dikenal dengan nomor urut 3, berhasil meraih 2.183.239 suara atau 50,07% dari total suara sah. Dengan perolehan suara ini, mereka dinyatakan unggul atas dua pasangan pesaing lainnya, yaitu Ridwan Kamil-Suswono dan Dharma Pongrekun-Kun Wardhana. Ridwan Kamil dan Suswono memperoleh 1.718.160 suara atau sekitar 39,40%, sementara Dharma Pongrekun dan Kun Wardhana mendapatkan 459.230 suara atau 10,53%.
Rapat Pleno Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Terpilih dihadiri langsung oleh Pramono Anung dan Rano Karno. Pasangan calon nomor urut 2, Dharma Pongrekun dan Kun Wardhana, juga hadir dalam acara tersebut. Namun, pasangan calon nomor urut 1 hanya diwakili oleh Suswono, karena Ridwan Kamil dikabarkan sedang berada di luar kota.
Penetapan Pramono Anung dan Rano Karno sebagai pemimpin baru Jakarta disambut dengan berbagai reaksi dari masyarakat. Banyak yang berharap pasangan ini dapat membawa perubahan positif dan memajukan Jakarta sebagai ibu kota yang lebih baik. Dukungan dan harapan besar datang dari berbagai kalangan, termasuk para pendukung setia yang telah mengawal proses pemilihan hingga penetapan.
Sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih, Pramono Anung dan Rano Karno dihadapkan pada berbagai tantangan untuk memajukan Jakarta. Isu-isu seperti transportasi, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat menjadi agenda utama yang harus segera ditangani. Dengan pengalaman dan visi yang dimiliki, diharapkan keduanya dapat membawa Jakarta menuju perubahan yang lebih baik.
Penetapan Pramono Anung dan Rano Karno sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih Jakarta 2024 menandai babak baru dalam kepemimpinan ibu kota. Dengan dukungan masyarakat dan komitmen untuk bekerja keras, pasangan ini diharapkan dapat mewujudkan visi dan misi mereka untuk Jakarta yang lebih maju dan sejahtera. Keberhasilan mereka dalam memimpin Jakarta akan sangat bergantung pada kemampuan untuk mengatasi tantangan dan memenuhi harapan warga Jakarta.





