Pada hari kedua perayaan Idulfitri, Selasa (1/4), pihak Kepolisian bersama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) kembali mengaplikasikan sistem buka tutup di Tol Layang MBZ menuju arah Cikampek. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi selama periode libur Lebaran. Sistem buka tutup ini diterapkan secara situasional di beberapa akses masuk, termasuk dari Kalimalang Tol JORR E Km 46+200, Akses Jatiasih Tol JORR E Km 45+200, dan Akses Tol Jakarta-Cikampek Km 10 arah Cikampek.
Menurut Desti Anggraeni, General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, penerapan sistem buka tutup ini disebabkan oleh kepadatan lalu lintas yang terjadi pada pertemuan off ramp Ruas Jalan Layang MBZ dan Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting di KM 48. Kepadatan ini memerlukan penanganan segera untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa liburan.
Selama penutupan Tol Layang MBZ, pengguna jalan yang hendak menuju Cikampek disarankan untuk menggunakan ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting. Rute alternatif ini diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas di Tol Layang MBZ hingga kondisi kembali normal.
PT JJC juga menghimbau para pengguna jalan tol untuk tetap berhati-hati dan menjaga jarak aman saat berkendara. Pengendara diharapkan mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum melakukan perjalanan.
Penerapan sistem buka tutup di Tol Layang MBZ oleh PT JJC dan Kepolisian merupakan langkah strategis untuk mengatasi kemacetan selama libur Lebaran. Dengan adanya koordinasi yang baik antara pihak terkait dan kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas, diharapkan arus lalu lintas dapat berjalan lebih lancar dan aman. Langkah ini juga menunjukkan komitmen PT JJC dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan tol selama periode liburan.





