Sebuah peristiwa terjadi di ruas Jalan Tol Dalam Kota, tepatnya di area Pancoran menuju Cawang, di mana sebuah papan reklame dilaporkan tumbang akibat angin kencang yang melanda Jakarta pada Rabu (9/4). Insiden ini menarik perhatian publik dan pihak berwenang segera melakukan tindakan penanganan.
Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dono, menyatakan bahwa dugaan awal penyebab tumbangnya papan reklame tersebut adalah angin kencang.
“Dugaannya angin, namun untuk detailnya mungkin perlu didalami lebih lanjut terkait pondasi dan sebagainya,” ujar Dhanar, seperti dilansir Detik, Rabu (9/4).
Papan reklame yang jatuh tersebut diketahui milik Badan Narkotika Nasional (BNN). Dhanar memastikan bahwa tidak ada kendaraan yang tertimpa saat papan reklame tersebut jatuh ke jalan. “Untuk balihonya menurut informasi di lapangan, dimiliki BNN. Untuk kerugian materi ke masyarakat nihil, termasuk juga kerugian materi di jalan tol nihil,” lanjutnya.
Papan reklame yang sempat menutup sebagian ruas Jalan Tol Dalam Kota tersebut kini telah dievakuasi. Arus lalu lintas yang sebelumnya mengalami kemacetan kini sudah berangsur terurai. “Sudah penanganan, sudah lancar kembali,” kata Dhanar.
Dalam sebuah video yang diunggah oleh Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya di Twitter, terlihat material papan reklame menutup setengah ruas Jalan Tol Dalkot. Video tersebut juga menunjukkan proses evakuasi papan reklame yang dilakukan oleh petugas.
Insiden tumbangnya papan reklame di Jalan Tol Dalam Kota ini menyoroti pentingnya pemeriksaan dan pemeliharaan struktur papan reklame, terutama di daerah yang rentan terhadap cuaca ekstrem. Pihak berwenang diharapkan dapat melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan keamanan dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Dengan penanganan yang cepat, arus lalu lintas dapat kembali normal, dan masyarakat dapat melanjutkan aktivitasnya tanpa gangguan.





