Sub-merek dari BYD, Denza, telah mengonfirmasi kehadirannya di pasar Indonesia pada tahun mendatang. Langkah ini menandakan tekad kuat dari perusahaan otomotif asal Tiongkok tersebut untuk memperluas jangkauan produk mobil listriknya di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia dan Malaysia. Liu Xueliang, General Manager BYD Asia Pacific Auto Sales Division, menyatakan bahwa beberapa model kendaraan telah disiapkan untuk kedua pasar tersebut.
Produk perdana yang diperkirakan akan diluncurkan adalah MPV listrik Denza D9. Selain itu, terdapat juga model SUV dari Denza yang direncanakan akan menyusul, meskipun jadwal peluncurannya di Indonesia masih belum pasti. Denza D9 sendiri telah lebih dulu diperkenalkan di Thailand dan sempat dipamerkan di ajang IIMS 2024, meski dalam varian plug-in hybrid (PHEV).
Di pasar Tiongkok, Denza D9 hadir dalam dua varian, yaitu murni listrik (BEV) dan plug-in hybrid (PHEV). Untuk varian BEV, Denza D9 menawarkan daya jelajah hingga 620 kilometer dalam satu kali pengisian daya. Sejak peluncurannya pada tahun 2022, Denza D9 telah terjual lebih dari 250 ribu unit di Tiongkok, dengan varian PHEV menjadi pilihan favorit konsumen.
Interior Denza D9 dirancang dengan fitur-fitur canggih yang dapat diatur dari baris kedua, termasuk desain jok kulit yang melapisi seluruh kursi. Jok dilengkapi dengan sandaran tangan dan fitur pemijat, memberikan kenyamanan layaknya MPV premium. Di bagian sandaran tangan, terdapat layar kontrol berukuran sekitar 6 inci yang berfungsi untuk mengatur suhu AC, posisi duduk, lampu kabin, serta membuka atau menutup pintu. Selain itu, terdapat juga tempat penyimpanan minuman yang dapat diatur suhunya, baik panas maupun dingin. Keamanan penumpang juga menjadi prioritas dengan adanya 9 airbag yang terpasang di dalam kabin.
Denza D9 ditenagai oleh motor listrik tunggal yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 308,7 hp dan torsi 360 Nm. Akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dapat dicapai dalam waktu 9,5 detik. Mobil ini menggunakan baterai Blade Lithium Iron Phosphate (LFP) dengan kapasitas 103,36 kWh, menjadikannya salah satu kendaraan listrik dengan performa unggul di kelasnya.
Di pasar Tiongkok, Denza D9 dijual dengan harga 379 ribu Yuan, atau setara dengan Rp831 juta. Sementara itu, varian PHEV dibanderol dengan harga sekitar Rp744 jutaan. Dengan harga yang kompetitif dan fitur yang ditawarkan, Denza D9 diharapkan dapat menarik minat konsumen di Indonesia yang semakin terbuka terhadap kendaraan listrik.
Kehadiran Denza di Indonesia tidak hanya menambah pilihan bagi konsumen, tetapi juga menjadi langkah strategis BYD dalam memperkuat posisinya di pasar otomotif Asia Tenggara. Dengan inovasi dan teknologi yang diusung, Denza siap bersaing dan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan industri mobil listrik di Indonesia.





