Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Kompleks Istana Negara Jakarta, pada Rabu (6/11) petang. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengonfirmasi bahwa dirinya bersama para menteri lainnya telah diundang untuk menghadiri pertemuan tersebut. Namun, Mu’ti mengaku belum mengetahui secara rinci agenda yang akan dibahas dalam sidang tersebut.
“Insya Allah hadir. Semua menteri diundang,” ujar Mu’ti saat dihubungi pada Senin (2/12).
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, juga membenarkan bahwa Presiden Prabowo akan memimpin sidang kabinet paripurna.
“Nanti ada SKP [sidang kabinet paripurna],” ungkap Airlangga di Istana Kepresidenan, Senin.
para menteri dan wakil menteri mulai berdatangan di Istana Kepresidenan sekitar pukul 14.10 WIB. Selain Airlangga, tampak hadir Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menko Pangan Zulkfili Hasan, Menpora Dito Ariotedjo, serta Wamen Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Isyana Bagoes Oka.
Di antara yang hadir, terlihat pula dua Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto dan Ribka Haluk, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wamen Kebudayaan Giring Ganesha, Menko Hukum, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, hingga Wamenko Polkam Lodewijk Paulus dan Menteri BUMN Erick Thohir. Para pejabat tersebut tampak kompak mengenakan kemeja putih-putih.
Sidang kabinet kali ini merupakan yang ketiga sejak Prabowo resmi menjabat sebagai Presiden Indonesia pada 20 Oktober lalu. Sebelumnya, sidang kabinet pertama digelar di Kantor Presiden, Jakarta, pada Rabu, 23 Oktober. Sidang kabinet kedua berlangsung di tempat yang sama pada Rabu, 6 November 2024.
Dengan agenda yang belum sepenuhnya terungkap, sidang kabinet paripurna ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan strategis yang penting bagi pemerintahan Prabowo dalam menjalankan roda pemerintahan ke depan. Kehadiran para menteri dan wakil menteri menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung kebijakan dan arahan yang akan disampaikan oleh Presiden Prabowo.





