Antrean Kendaraan di Cilegon: Strategi Polres Cilegon Mengurai Kemacetan Akibat Penutupan Penyeberangan Merak-Bakauheni

Redaksi RuangInfo

Jalan Cikuasa Atas di Kota Cilegon, Banten, masih dipadati antrean panjang kendaraan. Fenomena ini merupakan imbas dari penutupan sementara penyeberangan Merak-Bakauheni yang disebabkan oleh cuaca ekstrem. Penutupan ini memicu penumpukan kendaraan yang ingin menyeberang ke Pulau Sumatera.

Polres Cilegon tidak tinggal diam menghadapi situasi ini. Mereka terus berupaya melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi penumpukan kendaraan. Salah satu langkah yang diambil adalah menjadikan Pelabuhan Indah Kiat sebagai kantung parkir sementara. Dengan demikian, kendaraan yang menunggu giliran menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni tidak menumpuk di jalur arteri Kota Cilegon.

Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara, menyatakan bahwa meskipun antrean masih ada, situasi sudah mulai mencair. “Udah mencair, memang masih ada antrean, memang kita buka untuk buffer zone itu di Indah Kiat, itu lagi ditarik,” ujarnya pada Selasa (3/12).

Selain itu, di dalam Tol Tangerang-Merak, terdapat dua rest area yang dijadikan buffer zone. Rest area KM 43 dan KM 68 digunakan untuk menahan laju kendaraan dari Jakarta menuju Pelabuhan Merak. “Tadi kan rest area KM 43 dan KM 68 dijadikan buffer zone untuk delaying system,” jelas Kapolres.

Polres Cilegon menargetkan agar seluruh antrean kendaraan menuju Pelabuhan Merak dapat terurai pada pukul 18.00 WIB. Saat ini, tujuh dermaga di Pelabuhan Merak sudah kembali beroperasi sejak pukul 15.00 WIB. “Tujuh dermaganya juga udah operasional jam 15.00 WIB tadi. Cikuasa masih jadi kantong parkir, tadi sih udah enggak (masuk tol), di Cikuasa situ aja,” tambahnya.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh Polres Cilegon, diharapkan kemacetan yang terjadi akibat penutupan penyeberangan Merak-Bakauheni dapat segera teratasi. Masyarakat diimbau untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran lalu lintas.

Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *