Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo telah menyelesaikan proses rekapitulasi suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Gorontalo tahun 2024. Dalam rapat pleno yang berlangsung di Gedung KPU Provinsi Gorontalo, pasangan calon nomor urut 4, Gusnar Ismail-Idah Syahidah Rusli Habibie, berhasil meraih suara terbanyak dengan total 295.983 suara.
Pasangan Gusnar Ismail-Idah Syahidah Rusli Habibie unggul signifikan dibandingkan pesaing terdekatnya, pasangan nomor urut 1, Tonny Uloli-Marten A Taha, yang memperoleh 193.222 suara. Di posisi ketiga, pasangan nomor urut 2, Nelson Pomalingo-Mohammad Kris Wartabone, mendapatkan 104.050 suara, sementara pasangan nomor urut 3, Hamzah Isa-Abdurahman Abubakar Bahmid, meraih 88.794 suara.
Ketua KPU Provinsi Gorontalo, Sophian Rahmola, dalam pernyataannya yang dikutip dari akun YouTube KPU Provinsi Gorontalo pada Minggu (8/12), meminta tanggapan dari para saksi dan Bawaslu terkait hasil rekapitulasi tersebut.
“Mohon tanggapan dari para saksi dan Bawaslu yang sudah mencermati angkanya. Ada yang keliru? Cocok,” ujarnya.
Dari total suara yang masuk, jumlah suara sah tercatat sebanyak 682.049, sementara suara tidak sah mencapai 25.613. Dengan demikian, total keseluruhan suara sah dan tidak sah berjumlah 707.662 suara.
“Untuk itu kita sahkan, rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara dari setiap kabupaten kota dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2024,” tambah Sophian Rahmola.
Setelah rekapitulasi selesai, dilakukan penandatanganan hasil rekapitulasi suara oleh para saksi pasangan calon, KPU, dan Bawaslu. Proses ini menandai langkah akhir dari tahapan rekapitulasi suara di tingkat provinsi.
Gusnar Ismail, yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Provinsi Gorontalo pada periode 2009-2012, kembali terpilih sebagai gubernur dalam Pilgub 2024. Kemenangan ini menandai kembalinya Gusnar ke panggung politik Gorontalo setelah beberapa tahun absen dari jabatan publik.
Dengan penetapan hasil rekapitulasi ini, KPU Provinsi Gorontalo telah menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam proses pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Semua pihak diharapkan dapat menerima hasil ini dengan lapang dada dan mendukung pemerintahan baru demi kemajuan Provinsi Gorontalo. Proses demokrasi yang telah berjalan dengan baik ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pelaksanaan pemilu yang jujur dan adil.





