Penemuan Tragis di Jalan Nusa Indah Mengwi: Fakta dan Kronologi

Redaksi RuangInfo

Warga Jalan Nusa Indah, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, dikejutkan oleh penemuan jasad bayi perempuan dalam sebuah tas. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 07.30 WITA, ketika seorang saksi mata, I Nyoman Surada, yang bekerja di sebuah proyek, mencurigai sebuah tas yang tergeletak di bawah pohon.

Kronologi penemuan jasad bayi ini bermula sekitar pukul 06.30 WITA. Made Pulawan, seorang saksi yang sedang berjalan-jalan di sekitar Jalan Nusa Indah, melihat tas berwarna abu-abu di bawah pohon. Namun, saat itu ia tidak merasa curiga. Kecurigaan baru muncul ketika I Nyoman Surada hendak memarkir sepeda motornya di dekat proyek dan melihat tas tersebut.

Setelah merasa curiga, Nyoman Surada memanggil Made Pulawan dan kepala kelompok perumahan Nusa Indah, Komang Adnyana, untuk bersama-sama memeriksa isi tas yang mencurigakan itu. Ketika tas dibuka, mereka menemukan jasad bayi perempuan di dalamnya. Atas penemuan ini, masyarakat segera menghubungi pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Menurut Kasi Humas Polres Badung, Ipda I Putu Sukarma, jasad bayi tersebut ditemukan di lahan kosong di Jalan Nusa Indah. Bayi tanpa identitas ini kemudian dibawa ke RSUP Prof Ngoerah, Denpasar, untuk dilakukan visum et repertum (VER).

Di lokasi kejadian, selain jasad bayi, ditemukan juga selembar kertas karton berisi pesan yang menyentuh hati: 

“Putriku sayang maafkan mamamu ini, tidak bisa nguburmu dengan layak. Semoga ada orang baik menemukanmu dan mau menguburkan. Orang tuamu tidak mampu memberikan tempat untuk terakhir kalinya. Kami sayang kamu.”

Jasad bayi ditemukan dalam tas belanja plastik berwarna abu-abu bertuliskan “sandals”, dibungkus dengan selimut putih berlis merah muda bermotif bunga. Posisi kepala bayi berada di sebelah barat. Selain itu, ditemukan juga handuk, dua buah sarung tangan, dua buah sarung kaki, dan tas kresek hitam yang berisi ari-ari.

Bayi tersebut memiliki panjang 45 centimeter dan berjenis kelamin perempuan, dengan tali pusar yang masih menempel. Terdapat lebam pada kedua kaki, tangan, punggung, dan leher bayi, yang menunjukkan tanda-tanda kematian.

Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas bayi dan orang tua yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Penemuan jasad bayi ini menambah daftar kasus serupa yang memerlukan perhatian serius dari masyarakat dan pihak berwenang.

Penemuan jasad bayi di Jalan Nusa Indah, Mengwi, ini menjadi pengingat akan pentingnya perhatian dan kepedulian terhadap kasus-kasus yang melibatkan anak-anak. Diharapkan, dengan adanya penyelidikan yang mendalam, pihak berwenang dapat menemukan pelaku dan memberikan keadilan bagi bayi malang tersebut. Masyarakat juga diimbau untuk lebih peka dan segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwenang.

Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *