Pertandingan antara Vietnam dan Timnas Indonesia dalam lanjutan Piala AFF 2024 menjadi sorotan, bukan hanya karena persaingan di lapangan, tetapi juga karena lonjakan harga tiket yang mencapai tiga kali lipat dari harga resmi. Berdasarkan laporan dari Soha, harga tiket yang dijual pada Sabtu (14/12) sore mengalami kenaikan signifikan akibat ulah para calo.
Dalam upaya mendapatkan tiket, Soha melakukan penyamaran sebagai suporter yang mencari tiket. Hasilnya, beberapa calo langsung mendekati dan menawarkan tiket dengan harga yang jauh lebih tinggi. Mereka mengklaim memiliki akses ke semua kategori tempat duduk di stadion, sehingga dapat menentukan harga sesuka hati.
Sebagai contoh, untuk dua tiket di tribune beratap, calo mematok harga antara 1,5 hingga 1,7 juta Vietnam Dong (VD), setara dengan Rp950 ribu hingga satu jutaan, padahal harga resmi hanya VD600 ribu. Jika hanya membeli satu tiket, harganya lebih mahal, yaitu 1 juta VD. Sementara itu, tiket untuk tribune tanpa atap dijual dengan harga 1,2 juta VD per lembar.
Diperkirakan harga tiket akan terus meningkat menjelang hari pertandingan pada Minggu (15/12). Meskipun harga yang ditawarkan terbilang tinggi, masih banyak suporter Vietnam yang rela merogoh kocek lebih dalam demi menyaksikan pertandingan tersebut. Salah satu calo bahkan menyatakan bahwa harga tiket akan disesuaikan dengan daya beli suporter pada malam hari dan keesokan harinya.
Tingginya permintaan tiket untuk pertandingan Vietnam kontra Indonesia tidak lepas dari antusiasme suporter. Pertandingan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya tim senior Vietnam menggunakan Stadion Viet Tri sebagai lokasi pertandingan. Biasanya, Vietnam lebih sering menggunakan Stadion My Dinh di Hanoi atau Thong Nhat di Ho Chi Minh City sebagai kandang. Stadion Viet Tri sendiri lebih sering digunakan untuk pertandingan kategori usia.
Fenomena lonjakan harga tiket pertandingan Vietnam vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 menunjukkan tingginya minat dan antusiasme suporter terhadap laga ini. Meskipun harga tiket melambung akibat ulah calo, para penggemar tetap bersemangat untuk mendukung tim kesayangan mereka. Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang persaingan di lapangan, tetapi juga mencerminkan dinamika pasar tiket yang sering kali dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk meraup keuntungan.





