Jokowi Bantah Isu Intervensi PDIP dalam Pergantian Sekjen

Redaksi RuangInfo

Joko Widodo, mantan Presiden yang kerap disapa Jokowi, memilih untuk tidak banyak berkomentar ketika disinggung mengenai rumor yang menyebut dirinya akan campur tangan dalam Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui pergantian posisi sekretaris jenderal. Saat ditemui usai Salat Jumat di Masjid Agung Surakarta pada Jumat (20/12), Jokowi hanya menggelengkan kepala dan melambaikan tangan dari dalam mobilnya. 

“Enggak, enggak,” jawabnya singkat, menegaskan ketidakbenaran rumor tersebut.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Deddy Yevry Sitorus, tidak membantah kabar mengenai upaya Joko Widodo untuk mengacak-acak Partai Banteng melalui pergantian sekjen yang saat ini dijabat oleh Hasto Kristiyanto. Dalam jumpa pers yang digelar di kantor DPP PDIP, Jakarta, pada Kamis (19/12) malam, Deddy menyatakan, 

“Saya rasa kita tidak berbeda pendapat. Jadi indikasi yang Anda sampaikan itu kami tidak akan membantah.”

Deddy tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai kabar tersebut. Namun, ia mengakui bahwa isu ini telah beredar luas dan sengaja diembuskan menjelang pelaksanaan kongres pada tahun 2025 mendatang. 

“Isu itu memang sudah berkembang luas dan memang sengaja diembuskan. Tapi kami tidak akan ingin menyebut nama di sini karena nama itu tidak layak lagi disebut kalau menurut kami,” ujar Deddy, menambahkan bahwa nama yang disebut dalam isu tersebut tidak pantas untuk diungkapkan.

Isu mengenai intervensi ini tentunya menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan internal PDIP. Pergantian posisi strategis seperti sekretaris jenderal dapat mempengaruhi dinamika dan arah kebijakan partai. Namun, hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak PDIP mengenai langkah konkret yang akan diambil terkait isu ini.

Publik dan pengamat politik turut memberikan perhatian terhadap isu ini. Beberapa pengamat menilai bahwa isu ini bisa jadi merupakan bagian dari strategi politik menjelang kongres PDIP yang akan datang. Namun, tanpa adanya bukti konkret, spekulasi ini masih sebatas rumor yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Meskipun isu intervensi Joko Widodo dalam pergantian sekjen PDIP telah mencuat, mantan presiden tersebut dengan tegas membantahnya. Sementara itu, pihak PDIP melalui Deddy Yevry Sitorus tidak membantah adanya indikasi tersebut, namun memilih untuk tidak mengungkapkan detail lebih lanjut. Situasi ini menambah dinamika politik internal PDIP menjelang kongres 2025, dan publik menunggu perkembangan lebih lanjut dari isu ini.

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *