Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengambil langkah penting dalam penyelidikan kasus dugaan suap terkait penetapan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024. Pada Rabu (8/1), KPK memeriksa mantan penyidik Ronald Paul Sinyal di Gedung Merah Putih KPK. Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, mengonfirmasi pemeriksaan ini melalui pernyataan tertulis.
Ronald Paul Sinyal sebelumnya terlibat dalam penanganan kasus ini sebelum akhirnya tersingkir dari KPK pada era kepemimpinan Firli Bahuri melalui asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Saat ini, Sinyal bergabung dengan Novel Baswedan dan rekan-rekannya di Satuan Tugas Khusus Pencegahan Korupsi Polri.
Pemeriksaan terhadap Sinyal kemungkinan besar akan mendalami pengetahuannya mengenai keberadaan Harun Masiku, mantan calon legislatif PDIP yang telah menjadi tersangka dan buron selama lima tahun. Harun Masiku menjadi salah satu tokoh kunci dalam kasus ini, dan pencariannya masih menjadi prioritas KPK.
Selain Ronald Paul Sinyal, tim penyidik KPK juga memanggil tiga saksi lainnya untuk memberikan keterangan. Mereka adalah Saeful Bahri, kader PDIP yang berstatus mantan terpidana kasus suap; A. Bagus Makkawaru, PNS yang menjabat sebagai Kasubbag Pemungutan, Penghitungan Suara, dan Penetapan Hasil Pemilu di KPU RI sejak 2019; serta Agus Mariyanto, Ketua KPU Musi Rawas Utara periode 2019-2024.
Pada akhir tahun lalu, KPK menetapkan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, dan Advokat PDIP, Donny Tri Istiqomah, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap penetapan PAW anggota DPR RI periode 2019-2024. Hasto juga dijerat dengan pasal perintangan penyidikan atau obstruction of justice.
Tim penyidik KPK terus bergerak aktif untuk menuntaskan kasus ini. Pada Selasa (7/1), mereka menggeledah dua rumah kediaman Hasto Kristiyanto yang berlokasi di Kebagusan, Jakarta Selatan, dan di Perumahan Villa Taman Kartini, Blok G3, Nomor 18, Margahayu, Bekasi, Jawa Barat. Dalam penggeledahan tersebut, sejumlah barang bukti, termasuk surat berupa catatan, berhasil disita.
Pemeriksaan terhadap Ronald Paul Sinyal dan pemanggilan saksi lainnya menunjukkan keseriusan KPK dalam mengungkap kasus suap PAW DPR RI yang melibatkan Harun Masiku dan tokoh-tokoh penting lainnya. Dengan langkah-langkah yang terus dilakukan, diharapkan kasus ini dapat segera menemukan titik terang dan keadilan dapat ditegakkan. Publik menantikan perkembangan lebih lanjut dari penyelidikan ini, terutama terkait keberadaan Harun Masiku yang hingga kini masih menjadi misteri.





