Late Night with the Devil: Menguak Fakta Nyata di Balik Film Horor yang Mengguncang

Redaksi RuangInfo

Late Night with the Devil telah menjadi topik hangat di kalangan penggemar film horor. Film ini menyuguhkan pengalaman supranatural yang terjadi dalam sebuah acara televisi yang berusaha mendongkrak popularitas. Dengan menggabungkan elemen rekaman temuan dan dokumenter, film ini membawa penonton ke era 70-an yang sarat dengan teka-teki.

Film ini adalah buah karya dari duo sineas asal Australia, Colin Cairnes dan Cameron Cairnes. Walaupun bersifat fiksi, beberapa elemen dalam film ini ternyata berakar pada kenyataan. Berikut adalah lima fakta nyata yang mengilhami Late Night with the Devil.

Nama Johnny Carson sering disebut dalam film ini, terutama terkait dengan acara The Tonight Show Starring Johnny Carson. Acara bincang-bincang malam ini bukanlah fiksi. Disiarkan oleh NBC dari 1 Oktober 1962 hingga 22 Mei 1992, acara ini dipandu oleh Johnny Carson dan dikenal sebagai pelopor format modern acara bincang-bincang malam hari, termasuk monolog, sketsa, dan penampilan bintang tamu. Menurut laporan The New Yorker, acara ini menjadi salah satu yang paling menguntungkan di televisi pada dekade 70-an, serupa dengan latar yang digunakan dalam Late Night with the Devil. Pada masa itu, The Tonight Show Starring Johnny Carson menghasilkan pendapatan tahunan sebesar US$50-60 juta, setara dengan US$293-351 juta pada 2025 atau sekitar Rp4,7 triliun.

The Grove disebut dalam narasi awal film ini. Klub ini bukanlah fiksi, melainkan benar-benar ada dengan nama Bohemian Grove. Didirikan pada 1878 di Monte Rio, California, klub ini mengadakan pertemuan tahunan setiap Juli. Pertemuan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh terkenal, termasuk Presiden AS Ronald Reagan, jurnalis Harvey Hancock, Presiden AS Richard Nixon, dan peraih Nobel Kimia Glenn T. Seaborg. Bohemian Grove juga dikenal sebagai lokasi pertemuan Manhattan Project pada September 1942 yang melibatkan fisikawan J. Robert Oppenheimer. Seperti dalam film, klub ini memiliki kegiatan misterius yang hanya bisa diikuti oleh anggotanya, mulai dari upacara hingga pementasan dengan kostum. Klub ini juga memiliki maskot burung hantu yang melambangkan kebijaksanaan, menjadi simbol acara Jack Delroy dalam film.

Film ini memperkenalkan karakter Dr. June Ross-Mitchell, seorang penulis dan parapsikolog. Parapsikologi adalah studi tentang fenomena psikis seperti telepati, prekognisi, dan telekinesis. Meskipun sering dianggap sebagai pseudosains, parapsikologi tetap menjadi bidang yang menarik perhatian, meski kurang memiliki bukti ilmiah yang kuat.

Karakter Carmichael Haig dalam film ini diduga terinspirasi oleh James Randi, seorang mantan pesulap yang menjadi skeptis terhadap klaim paranormal. Randi sering tampil dalam acara The Don Lane Show di Australia, yang menjadi favorit Cairnes bersaudara. Don Lane, pembawa acara tersebut, dikenal tertarik pada hal-hal supernatural dan sering mengundang paranormal serta pesulap.

Abraxas adalah sosok yang diyakini merasuki Lilly D’Abo dalam film, menyebabkan kekacauan di acara Night Owls with Jack Delroy. Nama Abraxas berasal dari sistem Gnostik Basilides dari era Yunani Kuno, sering dianggap sebagai jimat atau mantra. Ada spekulasi bahwa Abraxas adalah dewa Mesir Kuno atau iblis, menambah lapisan misteri dalam film ini.

Late Night with the Devil berhasil menggabungkan elemen fiksi dan fakta nyata, menciptakan pengalaman menonton yang mendebarkan dan menggugah rasa ingin tahu. Dengan latar belakang yang kaya akan sejarah dan misteri, film ini tidak hanya menghibur tetapi juga mengajak penonton untuk mengeksplorasi lebih dalam tentang fenomena yang diangkat.

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *