Staf Khusus Menteri Agama, Farid F. Saenong, mengonfirmasi bahwa Menteri Agama Nasaruddin Umar telah menjalani operasi ringan pada bagian kaki setelah mengalami cedera terkilir saat beraktivitas. Farid menjelaskan bahwa cedera tersebut bukanlah penyakit dalam atau kondisi yang serius, melainkan hanya terkilir yang memerlukan penanganan medis.
“Bukan penyakit dalam, bukan [sakit] berat-berat, kakinya aja terkilir, cuma oleh dokter harus ditangani gitu. Jadi ada operasi kecil yang dilakukan kemarin, udah selesai dan sudah di proses recovery,” ujar Farid kepada CNNIndonesia.com, Senin (17/2).
Farid menjelaskan bahwa kondisi kesehatan Nasaruddin secara umum baik, namun ia memerlukan pemulihan pada bagian kaki yang cedera. Kejadian ini bermula ketika Nasaruddin menghadiri sebuah acara pada Minggu (16/2). Saat itu, Nasaruddin tidak sengaja menginjak lantai atau permukaan yang tidak rata, yang menyebabkan kakinya terkilir. “Karena tidak melihat situasi jalannya kan. Jadi begitu,” tambah Farid.
Di tempat terpisah, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menyatakan bahwa operasi kecil yang dilakukan untuk menyembuhkan kaki terkilir Nasaruddin telah berjalan dengan lancar.
“Sekarang tinggal pemulihan. InsyaAllah beliau akan segera aktif kembali,” kata Kamaruddin. Proses pemulihan ini diharapkan dapat berlangsung cepat sehingga Nasaruddin dapat kembali menjalankan tugasnya sebagai Menteri Agama.
Dengan operasi yang telah berhasil dilakukan dan proses pemulihan yang sedang berlangsung, diharapkan Nasaruddin Umar dapat segera pulih sepenuhnya. Dukungan dari rekan kerja dan masyarakat diharapkan dapat memberikan semangat tambahan bagi Nasaruddin dalam proses pemulihannya. Kementerian Agama juga memastikan bahwa tugas-tugas kementerian tetap berjalan lancar selama masa pemulihan ini.
Cedera yang dialami Menteri Agama Nasaruddin Umar menunjukkan pentingnya kewaspadaan dalam setiap aktivitas, terutama ketika menghadiri acara di tempat yang mungkin memiliki kondisi lantai yang tidak rata. Dengan penanganan medis yang tepat dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan Nasaruddin dapat segera pulih dan kembali aktif dalam menjalankan tugas-tugasnya. Proses pemulihan ini menjadi momen penting untuk memastikan kesehatan dan kesiapan fisik dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pemimpin di Kementerian Agama.





