Banjir Besar di Bandar Lampung: Ribuan Rumah Terendam dan Tiga Nyawa Melayang

Redaksi RuangInfo

Bencana banjir yang melanda Bandar Lampung, Provinsi Lampung, telah mengakibatkan setidaknya 1.524 rumah warga terendam air. Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu (22/2). Berdasarkan laporan dari detikSumbagsel, banjir ini juga merenggut nyawa tiga warga.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, menyatakan bahwa banjir melanda sembilan kecamatan, yaitu Tanjung Senang, Sukabumi, Sukarame, Tanjung Karang Barat, Way Halim, Tanjung Karang Pusat, Panjang, Rajabasa, dan Kedamaian. 

“Total ada sembilan kecamatan yang terdampak, dengan 1.524 rumah yang terendam,” ungkap Yuni.

Dalam bencana ini, tiga warga dilaporkan meninggal dunia. Yuni menjelaskan bahwa seluruh korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga. Salah satu korban, Sutiyen, tewas setelah mobilnya terseret arus banjir di wilayah Campang Raya. Sementara itu, pasangan suami istri, Haryadi Prabowo dan Rosmaini, meninggal dunia akibat tertimpa longsor di Tanjung Karang Barat saat berada di dalam rumah.

Tim SAR gabungan terus melakukan operasi pencarian dan evakuasi di lokasi-lokasi banjir. Yuni menyebutkan bahwa beberapa lokasi memiliki ketinggian air yang cukup tinggi hingga menutupi rumah warga. “Tim dari Basarnas dan kepolisian Polda Lampung masih berjaga di titik-titik banjir, dan proses evakuasi masih berlangsung,” jelasnya.

Banjir di Bandar Lampung kali ini disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi, yang terjadi sejak Jumat (21/2/2025) malam pukul 21.00 WIB hingga Sabtu (22/2/2025) pagi pukul 04.00 WIB. Kondisi cuaca ekstrem ini mengakibatkan meluapnya air di beberapa wilayah, sehingga menyebabkan banjir yang meluas.

Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan dapat segera memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir. Selain itu, upaya pencegahan dan penanganan bencana perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Banjir di Bandar Lampung ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Diharapkan, dengan kerjasama semua pihak, dampak dari bencana ini dapat diminimalisir dan kehidupan masyarakat dapat segera pulih kembali.

Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *