Pertemuan Politik di Rumah Megawati: Elite PDIP Hadiri Pertemuan Tertutup

Redaksi RuangInfo

Sejumlah tokoh politik terkemuka dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kembali terlihat mendatangi kediaman Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, pada Sabtu (22/2) siang. Berdasarkan laporan dari detik.com, beberapa figur yang hadir di antaranya adalah Ketua DPP Bidang Kehormatan PDIP, Komarudin Watubun, dan Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi PDIP, Adian Napitupulu.

Sekitar pukul 12.20 WIB, setidaknya sudah ada empat politikus PDIP yang berada di rumah Megawati. Adian Napitupulu tiba lebih awal sekitar pukul 10.00 WIB, diikuti oleh Ketua DPP Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional, Ronny Talipepessy, yang datang sekitar pukul 10.55 WIB. Eks Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga, juga hadir, disusul oleh Komarudin Watubun.

Para politikus yang hadir tampak mengenakan busana bernuansa hitam dan tidak memberikan komentar apapun mengenai agenda pertemuan dengan Megawati. Mereka memilih untuk langsung masuk ke dalam rumah Presiden kelima Republik Indonesia tersebut, tanpa memberikan pernyataan kepada media.

Sehari sebelumnya, pada Jumat (21/2), sejumlah politisi PDIP juga terlihat keluar-masuk kediaman Megawati. Gubernur Jakarta, Pramono Anung, yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PDIP, turut hadir di kediaman Megawati pada hari tersebut.

Aktivitas yang terjadi di rumah Megawati diduga berkaitan dengan instruksi dari Ketua Umum PDIP tersebut. Megawati menginstruksikan agar para kepala daerah dari PDIP menunda keberangkatan mereka ke retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah. Instruksi ini dikeluarkan Megawati pada Kamis (20/2) melalui surat nomor 7294/IN/DPP/II/2025.

Instruksi tersebut muncul setelah penahanan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto. Hasto ditahan setelah menjalani pemeriksaan kedua sebagai tersangka pada Kamis (20/2) pukul 18.08 WIB. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Hasto sebagai tersangka sejak Desember 2024. Saat ini, Hasto menjalani penahanan di Rumah Tahanan KPK untuk 20 hari pertama.

Pertemuan tertutup di kediaman Megawati Soekarnoputri ini menimbulkan berbagai spekulasi mengenai agenda politik yang sedang dibahas oleh para elite PDIP. Dengan adanya instruksi penundaan keberangkatan ke retret kepala daerah dan penahanan Hasto Kristiyanto, situasi politik di internal PDIP tampaknya sedang dalam fase yang dinamis. Keberlanjutan dari pertemuan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai langkah-langkah strategis yang akan diambil oleh partai tersebut.

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *