Baru-baru ini, Raja Inggris Charles III mengirimkan sepucuk surat penting kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Surat tersebut disampaikan melalui Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, yang bertemu dengan Trump di Gedung Putih pada Kamis (27/2). Dalam pertemuan tersebut, Starmer menyerahkan surat titipan dari Raja Charles, yang berisi undangan untuk kunjungan kenegaraan kedua.
Starmer menyatakan bahwa undangan ini sangat istimewa dan belum pernah terjadi sebelumnya. “Ini benar-benar istimewa. Ini belum pernah terjadi sebelumnya. Belum pernah terjadi sebelumnya,” ujarnya, seperti dikutip dari CNN. Starmer menambahkan bahwa undangan ini melambangkan kekuatan hubungan antara Inggris dan Amerika Serikat.
Lebih lanjut, Perdana Menteri Inggris tersebut mengungkapkan bahwa kunjungan kenegaraan terakhir meninggalkan kesan yang luar biasa. Trump sebelumnya telah berkunjung ke Inggris pada tahun 2019, selama periode pertama ia menjabat sebagai presiden. “Yang Mulia ingin membuat [pertemuan] itu menjadi lebih baik lagi. Jadi, ini betul-betul bersejarah,” imbuh Starmer.
Setelah menerima surat tersebut, Trump membukanya di hadapan awak media dan memuji Raja Charles sebagai sosok yang luar biasa. “Dia laki-laki yang menakjubkan. Laki-laki luar biasa,” kata Trump. Ia juga memuji tanda tangan Charles dengan menyebutnya “indah.” Trump menambahkan, “Sebenarnya, saya sudah mengenalnya dengan sangat baik.”
Surat tersebut menunjukkan keinginan Raja Charles untuk memperkuat hubungan personal dengan Trump. Dalam paragraf pertama, Charles menekankan pentingnya peran kedua negara dalam menghadapi tantangan global dan mempromosikan nilai-nilai yang penting bagi AS-Inggris.
Pada paragraf kedua, Charles mengingat kunjungan Trump ke Inggris selama masa jabatan presiden sebelumnya dan menyebutkan rencana awal untuk mengunjungi Dumfries House di Skotlandia. Namun, pandemi Covid-19 menghalangi pertemuan kedua tersebut. Charles menyatakan keinginannya untuk menyampaikan undangan sekali lagi, dengan harapan Trump dapat mengunjungi Turnberry dan Balmoral.
Trump memiliki resor golf di Turnberry, yang berjarak sekitar 30 mil atau 48 km dari Dumfries House, kediaman besar Charles di dekat Glasgow. Sementara itu, lapangan golf Trump di Menie Estate di Aberdeenshire berjarak sekitar 60 mil atau 96 km di timur laut Kastil Balmoral.
Raja Charles menutup suratnya dengan menyatakan bahwa kunjungan tersebut akan memberikan “kesempatan untuk membahas berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama.” Pertemuan ini, menurut Charles, juga akan memberikan peluang berharga untuk merencanakan kunjungan kenegaraan kedua yang bersejarah.
“Dengan melakukan hal ini, bekerja sama, saya tahu kita akan semakin meningkatkan hubungan khusus antara kedua negara kita, yang membuat kita berdua sangat bangga,” ujar Charles.
Surat dari Raja Charles III kepada Presiden Trump menandai langkah penting dalam memperkuat hubungan antara Inggris dan Amerika Serikat. Dengan undangan untuk kunjungan kenegaraan kedua, diharapkan kedua negara dapat terus bekerja sama dalam menghadapi tantangan global dan mempromosikan nilai-nilai bersama. Pertemuan ini diharapkan menjadi momen bersejarah yang akan mempererat hubungan diplomatik antara kedua negara.





