Pembongkaran Hibisc Fantasy Puncak: Upaya Pemulihan Kawasan Hijau di Bogor

Redaksi RuangInfo

Di Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pembongkaran bangunan di destinasi wisata Hibisc Fantasy terus berlanjut pada Senin (10/3). Sejak pagi, aktivitas pembongkaran sudah dimulai. Carmel Moersalim, yang berada di lokasi sejak pukul 11.00 WIB, sekitar 15 bangunan besar telah berhasil dibongkar. Namun, untuk bangunan-bangunan kecil, belum ada rincian pasti mengenai jumlah yang telah dibongkar.

Salah satu tantangan utama dalam proses pembongkaran ini adalah lokasi Hibisc Fantasy yang berada dekat dengan hulu Sungai Ciliwung. Petugas di lapangan mengungkapkan bahwa jika tidak berhati-hati, puing-puing bangunan bisa saja jatuh ke sungai yang alirannya menuju Jakarta. Oleh karena itu, kehati-hatian ekstra diperlukan dalam setiap tahap pembongkaran.

Di lokasi pembongkaran, terpantau ada delapan alat berat, termasuk ekskavator, yang digunakan untuk mempercepat proses. Tempat wisata yang berdiri di atas lahan milik PTPN ini dibongkar setelah banjir besar melanda wilayah Jabodetabek pekan lalu. Proses pembongkaran ini diawasi ketat oleh aparat gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI, dan Polri. Di luar kawasan, banyak warga yang penasaran dan menyaksikan proses pembongkaran tersebut.

Bangunan ikonik di Hibisc Fantasy, seperti yang menyerupai istana Aladin, belum mulai dibongkar pada Senin siang. Namun, bangunan ikonik lainnya, seperti kastil, sudah hampir selesai dibongkar. Puing-puing dari pembongkaran ini sementara waktu dibawa ke lahan PTPN yang tidak berproduksi, yang lokasinya tidak jauh dari tempat tersebut.

Perlengkapan dan peralatan wahana di area Hibisc Fantasy akan diangkut terakhir. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan untuk memperlebar akses jalan agar peralatan tersebut dapat diangkut dengan aman.

Hibisc Fantasy Puncak adalah tempat wisata yang dibangun oleh PT Jaswita Lestari Jaya (JLJ), anak perusahaan dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jasa dan Kepariwisataan (Jaswita) Jawa Barat. Lokasi wisata ini terletak di Tugu Selatan, Puncak, Cisarua, Bogor, dan resmi dibuka pada 11 Desember 2024.

Pembongkaran Hibisc Fantasy merupakan arahan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, setelah meninjau lokasi tersebut usai banjir besar di Jabodetabek. Dedi memerintahkan agar kawasan ini dikembalikan menjadi area hijau. Ia juga mengungkapkan bahwa PT Jaswita memanfaatkan lahan ilegal seluas 11 ribu meter persegi untuk membangun Hibisc, yang luasnya bertambah dari kesepakatan awal 4.800 meter persegi menjadi 15 ribu meter persegi.

Kasatpol PP Jawa Barat, M Ade Afriandi, menyatakan bahwa pihaknya menargetkan pembongkaran Hibisc selesai seluruhnya pada akhir bulan ini, sebelum Idulfitri 2025. “Sesuai arahan Pak Gubernur, kita akan coba selesaikan sampai dengan tanggal 27 Maret,” ujarnya di lokasi Hibisc. Pembongkaran tidak hanya menyasar bangunan, tetapi juga lantai coneblock yang terpasang di seluruh area wisata, yang akan dibongkar untuk ditanami pohon.

Sebelumnya, Hibisc Fantasy telah disegel karena melanggar ketentuan lingkungan dan berkontribusi terhadap banjir di hilir Sungai Ciliwung. Lokasi wisata ini berada di tengah aliran sungai, yang menambah risiko terhadap lingkungan sekitarnya.

Pembongkaran Hibisc Fantasy Puncak merupakan langkah penting dalam upaya pemulihan kawasan hijau di Bogor. Dengan pengawasan ketat dan koordinasi yang baik antara berbagai pihak, diharapkan proses ini dapat berjalan lancar dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Keberhasilan pembongkaran ini akan menjadi contoh penting dalam penegakan aturan lingkungan dan pengelolaan lahan di masa depan.

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *