Ditlantas Polda Metro Jaya telah mengeluarkan peringatan penting bagi para pemudik yang akan merayakan Idul Fitri 1446 Hijriah, terutama bagi mereka yang menggunakan sepeda motor. Para pemudik diingatkan untuk berhati-hati terhadap kondisi jalan yang rusak di sepanjang jalur mudik Lebaran 2025. Pihak kepolisian telah melakukan pengecekan jalur mudik dari Cawang, Jakarta Timur hingga Karawang, Jawa Barat pada Selasa (11/3) malam.
Kombes Latif Usman dari Ditlantas Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa penerangan jalan dari Cawang hingga Bekasi Barat sudah memadai. Namun, ia menekankan bahwa ada beberapa titik yang perlu mendapat perhatian lebih dari para pengemudi, terutama yang melakukan perjalanan pada malam hari. Meskipun penerangan cukup baik, Latif mengimbau agar pemudik sepeda motor menghindari perjalanan malam hari. Hal ini disebabkan oleh potensi penurunan konsentrasi pengemudi dan aktivitas masyarakat yang dapat membahayakan perjalanan.
Latif juga mengingatkan pemudik untuk waspada terhadap jalan bergelombang dan berlubang di sepanjang jalur dari Bekasi Timur hingga Tambun. “Jalur dari Bekasi Barat, Bekasi Timur menuju Tambun perlu diwaspadai karena kondisi jalan yang bergelombang dan terdapat beberapa lubang,” ujarnya. Pihaknya berencana berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperbaiki jalan demi kelancaran dan keselamatan para pemudik.
Selain itu, Latif mengingatkan pemudik untuk berhati-hati terhadap banyaknya U-turn atau fasilitas putar balik di sepanjang jalur dari Bekasi Barat hingga Karawang. “Ada beberapa U-turn yang perlu diwaspadai, karena terdapat penyeberang jalan dan sepeda motor yang masuk ke jalur pemudik. Mengingat lokasi ini berada di sekitar pemukiman, pemudik harus sangat berhati-hati,” tambahnya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menyatakan bahwa puncak arus mudik Lebaran 2025 diperkirakan terjadi pada periode 28 hingga 30 Maret. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung antara 5 hingga 7 April 2025. Dalam upaya pengamanan, Kapolri mengumumkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 oleh seluruh jajaran Polda Wilayah. Operasi ini akan dibagi menjadi dua skema, yaitu untuk wilayah Lampung hingga Bali selama 17 hari, dan untuk 28 wilayah Polda lainnya selama 14 hari, dimulai dari 23 Maret dan 28 Maret.
Dengan adanya informasi ini, diharapkan para pemudik dapat lebih waspada dan mempersiapkan perjalanan mereka dengan baik demi keselamatan dan kenyamanan selama mudik Lebaran 2025.





