Polresta Bandung kini tengah mengintensifkan pengejaran terhadap para pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan tewasnya seorang juru parkir berinisial RS (24) di sebuah minimarket di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (16/3). Insiden tragis ini terjadi sesaat setelah waktu berbuka puasa, ketika korban dikejar dan dianiaya oleh para pelaku hingga bersimbah darah di dalam minimarket tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot, menyatakan bahwa pihaknya segera melakukan penyelidikan setelah rekaman aksi pengeroyokan tersebut menjadi viral di media sosial. “Saat ini tim gabungan dari Satreskrim serta Polsek Cimaung sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku,” ujar Luthfi di Kabupaten Bandung, Senin.
Menurut keterangan saksi, korban sudah dalam kondisi kritis dan dinyatakan meninggal dunia saat akan diberikan pertolongan pertama. Usai kejadian, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih Kota Bandung untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Polisi bergerak cepat dengan melakukan serangkaian olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan. “Dari hasil olah TKP, serta penyelidikan sementara di lokasi, kami telah mengidentifikasi para pelaku,” kata Luthfi.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk menangkap para pelaku secepat mungkin dan memastikan mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat kekerasan yang terjadi di tempat umum dan terekam kamera pengawas.
Polresta Bandung mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan informasi yang dapat membantu proses penyelidikan. Kerja sama dari masyarakat sangat diharapkan untuk mempercepat penangkapan para pelaku dan mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.
Kasus pengeroyokan yang menewaskan juru parkir di Cimaung ini menyoroti pentingnya keamanan di tempat umum dan peran aktif masyarakat dalam membantu penegakan hukum. Dengan langkah cepat dan koordinasi yang baik antara pihak kepolisian dan masyarakat, diharapkan para pelaku dapat segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan melaporkan kejadian mencurigakan kepada pihak berwenang.





