Polres Metro Jakarta Timur telah mengumumkan rencana untuk menggelar pra-rekonstruksi terkait kasus kematian tragis mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), Kenzha Erza Walewangko, yang berusia 22 tahun. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu siang pukul 13.00 WIB di kampus UKI, sebagaimana disampaikan oleh Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, kepada wartawan pada Selasa (25/3).
Dalam pelaksanaan pra-rekonstruksi ini, penyidik akan menghadirkan sejumlah saksi yang terdiri dari mahasiswa, pegawai kampus, petugas keamanan, hingga masyarakat sekitar. Kombes Nicolas menegaskan bahwa meskipun pihak keluarga korban tidak diundang secara resmi, mereka dipersilakan untuk hadir dan menyaksikan jalannya pra-rekonstruksi. “Enggak (diundang orang tua Kenzha). Hanya para saksi yg diambil keterangannya. Kalau pihak keluarga mau datang untuk melihat langsung pra rekonstruksi, dipersilakan. Tapi bukan atas undangan kami,” jelasnya.
Kenzha diduga meninggal dunia setelah mengalami pengeroyokan di lingkungan kampus UKI yang terletak di Cawang, Jakarta Timur. Insiden ini bermula pada Selasa (4/3) sekitar pukul 16.30 WIB, ketika korban bersama teman-temannya mengonsumsi minuman beralkohol jenis arak bali di area kampus. Di tengah kegiatan tersebut, Kenzha sempat terlibat cekcok mulut sebanyak dua kali, yang bahkan harus dilerai oleh petugas keamanan kampus.
Setelah kegiatan berakhir, saksi EFW membantu Kenzha menuju pintu keluar. Namun, sesampainya di sana, saksi meninggalkan Kenzha dengan asumsi bahwa korban akan mengambil sepeda motornya untuk pulang. “Pada saat saksi 4 kembali ke arah saung ternyata korban tidak mengarah ke sepeda motornya, melainkan ke arah pagar sambil berteriak dan mengoyak-oyak pagar,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi.
Kondisi semakin memburuk ketika Kenzha terjatuh bersama pagar ke arah depan. Ia kemudian diangkat oleh seseorang yang tidak dikenal saksi, dengan kondisi wajah dan hidung yang mengeluarkan darah. Kenzha segera dibawa ke IGD RS UKI Cawang Jakarta Timur untuk mendapatkan perawatan medis.
Universitas Kristen Indonesia (UKI) melalui akun Instagram resminya, @uki_1953, menyampaikan ucapan duka cita mendalam atas peristiwa tragis ini. Dalam unggahan tersebut, pihak UKI juga menegaskan bahwa kepolisian tengah melakukan penyelidikan intensif terkait kematian Kenzha. Mereka mengimbau semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan memberikan dukungan penuh terhadap upaya penegakan keadilan.
Pra-rekonstruksi yang akan digelar oleh Polres Metro Jakarta Timur merupakan langkah awal dalam mengungkap fakta-fakta di balik kematian Kenzha Erza Walewangko. Dengan menghadirkan saksi-saksi kunci, diharapkan penyelidikan ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kronologi kejadian dan pihak-pihak yang terlibat. Masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum dalam menyelesaikan kasus ini dengan adil dan transparan.





