Menghadapi arus balik Lebaran 2025, Jasa Marga menerapkan strategi jitu dengan memberlakukan sistem contraflow di Ruas Tol Jagorawi, khususnya arah Puncak. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang kerap terjadi pada H+3 Lebaran. Atas diskresi kepolisian, contraflow dimulai dari KM 44+500 hingga KM 46+500 sejak pukul 06.20 WIB. Informasi ini disampaikan oleh Alvin Andituahta Singarimbun, Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, di Jakarta.
Jasa Marga mengingatkan para pengguna jalan untuk merencanakan rute perjalanan dengan bijak guna memanfaatkan rekayasa lalu lintas yang diterapkan. Selain itu, penting bagi pengguna jalan untuk memastikan saldo kartu elektronik mencukupi sebelum memulai perjalanan, guna menghindari kepadatan saat bertransaksi di gerbang tol. Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan juga sangat ditekankan.
Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat adanya peningkatan volume lalu lintas di ruas tol wilayah Jabodetabek pada H+1 Lebaran, Rabu 2 April 2025. Volume lalu lintas transaksi menuju arah Puncak melalui Gerbang Tol (GT) Ciawi 1 tercatat sebanyak 46.338 kendaraan, meningkat 35,63 persen dibandingkan volume normal yang mencapai 31.215 kendaraan.
Volume lalu lintas yang kembali ke Jabodetabek dari arah Cikampek dan Puncak, yang terdistribusi melalui Gerbang Tol (GT) Halim, GT Cikunir 6, dan GT Ciawi 2, tercatat sebanyak 118.504 kendaraan. Angka ini menunjukkan peningkatan 28,61 persen dibandingkan volume normal yang mencapai 92.145 kendaraan.
Pantauan di GT Halim arah Jakarta menunjukkan volume lalu lintas sebanyak 58.273 kendaraan, meningkat 5,40 persen dari volume normal 55.285 kendaraan. Sementara itu, volume di GT Cikunir 6 arah Jakarta melalui Jalan Tol MBZ mencapai 16.003 kendaraan, mengalami lonjakan signifikan sebesar 186,07 persen dari volume normal 5.590 kendaraan. Di GT Ciawi 2 arah Jakarta, volume tercatat sebanyak 44.228 kendaraan, meningkat 41,44 persen dari volume normal 31.270 kendaraan.
Penerapan sistem contraflow di Ruas Tol Jagorawi merupakan langkah antisipatif yang diambil Jasa Marga untuk mengatasi peningkatan volume lalu lintas selama arus balik Lebaran 2025. Dengan imbauan kepada pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dan memastikan saldo kartu elektronik, diharapkan kepadatan di gerbang tol dapat diminimalisir. Peningkatan volume lalu lintas di berbagai gerbang tol menunjukkan perlunya strategi yang efektif dalam mengelola arus kendaraan selama periode liburan. Jasa Marga terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan demi kelancaran dan keselamatan perjalanan.





