Antonius Yoga Prabowo, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Tengah, mengumumkan bahwa Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, akan kembali mencalonkan diri sebagai ketua umum dalam kongres perdana PSI yang akan digelar di Solo, Jawa Tengah, pada bulan Juli mendatang. Selain Kaesang, persaingan untuk kursi PSI-1 juga akan diikuti oleh Ketua Organisasi Kader dan Kaderisasi PSI, Agus Herlambang, serta anggota Dewan Pembina PSI, Isyana Bagoes Oka.
Dalam acara Monochrome Party yang diadakan PSI di Loji Gandrung pada Jumat (11/4) malam, Yoga menjelaskan bahwa PSI saat ini sedang merancang format dan standar baru untuk pemilihan ketua umum. Berbeda dengan sebelumnya, pemilihan kali ini tidak lagi menggunakan mekanisme Kopdarnas. Yoga menegaskan bahwa pemilihan ketua umum PSI akan dilakukan secara langsung, di mana setiap kader dapat menyalurkan hak suaranya melalui aplikasi partai.
Yoga menjelaskan lebih lanjut bahwa calon ketua umum harus mendaftar dan mendapatkan dukungan dari sejumlah DPW dan DPD. “Calon-calon ini akan berkomunikasi dengan DPW dan DPD,” jelas Yoga. Kaesang Pangarep, selaku Ketua Umum, juga mengarahkan agar pemilihan ketua umum tidak hanya melibatkan perwakilan DPD atau DPW, tetapi semua anggota dapat memberikan suara melalui aplikasi yang sedang dikembangkan.
Sebelumnya, Kaesang Pangarep telah mengungkapkan rencana kongres PSI di Solo. Ia menyatakan bahwa semua kader PSI memiliki kesempatan untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum, dengan syarat-syarat yang akan diumumkan oleh tim Steering Committee (SC). “Ya, ada syaratnya. Nanti akan dikeluarkan teman-teman. Ada tim SC yang akan mengeluarkan syarat pencalonan,” kata Kaesang.
Kaesang Pangarep, yang merupakan putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), terpilih sebagai Ketua Umum PSI pada tahun 2023, meskipun baru dua hari menjadi kader. Ia resmi memiliki kartu tanda anggota pada 23 September 2023 dan terpilih sebagai ketua umum pada 25 September 2023. Kaesang menggantikan Giring Ganesha, yang menjabat sebagai ketua umum sejak 17 November 2021. Seperti Kaesang, Giring juga terpilih melalui mekanisme Kopdarnas, menggantikan Grace Natalie yang menjabat sejak 2014 hingga 2021.
Kongres perdana PSI di Solo akan menjadi ajang penting bagi Kaesang Pangarep dan kandidat lainnya untuk memperebutkan posisi ketua umum. Dengan format pemilihan yang baru dan keterlibatan seluruh anggota melalui aplikasi, diharapkan proses ini dapat berjalan transparan dan demokratis. Persaingan yang ketat ini menunjukkan dinamika politik internal PSI yang semakin berkembang, serta komitmen partai untuk terus berinovasi dalam proses pemilihan pemimpin.





