Strategi Efektif Mengatur Konsumsi Makanan di Acara Pernikahan

Redaksi RuangInfo

Dalam merancang pernikahan, perhatian tidak hanya terfokus pada busana dan dekorasi, tetapi juga pada kenyamanan serta kepuasan para tamu, terutama dalam hal konsumsi makanan. Banyak calon pengantin merasa bimbang dalam menentukan jumlah makanan yang tepat untuk disajikan pada hari istimewa mereka. Lalu, bagaimana cara menyesuaikan jumlah makanan dengan jumlah tamu undangan di pernikahan?

Arif Reza, Field Marketing, Food & Beverage Marketing Manager di Marriott International, Indonesia, menjelaskan bahwa tidak ada rumus pasti dalam menghitung jumlah makanan yang harus disajikan dalam pesta pernikahan. “Keputusan ada di tangan pengantin, berapa banyak yang ingin disajikan dan disesuaikan dengan anggaran,” ujar Arif saat ditemui di The St. Regis, Jakarta Pusat, Kamis (17/4/2025).

Konsep penyajian makanan juga mempengaruhi jumlah porsi yang dipesan. Untuk konsep buffet atau prasmanan, jumlah tamu yang dapat dilayani biasanya lebih banyak dibandingkan dengan table style atau sajian di meja. Namun, jumlah pastinya tetap bergantung pada jumlah undangan yang disebar oleh calon pengantin.

Sebagai langkah antisipasi, penting untuk menghitung satu undangan sebagai dua orang, mengingat kemungkinan besar tamu akan datang bersama pasangan. Dengan pendekatan ini, risiko kekurangan makanan dapat diminimalkan. Arif menambahkan bahwa pengantin juga dapat menyesuaikan komposisi hidangan sesuai dengan kebutuhan.

“Misalnya, jika ingin 75% buffet tetapi stall-nya banyak, itu tidak masalah. Namun, sebisa mungkin jangan sampai jumlahnya kurang dan tidak ditambah,” jelas Arif. “Akibatnya, ada tamu yang tidak bisa menikmati karena kehabisan makanan,” tambahnya.

Dalam menyusun rencana konsumsi, pengantin perlu mempertimbangkan beberapa faktor, seperti jenis makanan yang disajikan, durasi acara, dan preferensi tamu. Menyediakan variasi menu yang beragam dapat menjadi solusi untuk memenuhi selera tamu yang berbeda-beda. Selain itu, penting untuk berkomunikasi dengan vendor katering mengenai jumlah tamu dan konsep acara agar mereka dapat mempersiapkan makanan dengan tepat.

Mengatur konsumsi makanan dalam pernikahan memerlukan perencanaan yang matang dan fleksibilitas dalam menyesuaikan jumlah makanan dengan jumlah tamu. Dengan strategi yang tepat, calon pengantin dapat memastikan bahwa seluruh tamu merasa nyaman dan puas dengan hidangan yang disajikan. Perencanaan yang baik tidak hanya akan menghindarkan dari kekurangan makanan, tetapi juga menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi semua pihak yang hadir.

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *